UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Era baru dan alih fungsi bangunan membawa dampak perubahan pada fasad bangunan dari langgam arsitektur aslinya, hal tersebut juga terjadi di Jalan Malioboro yang merupakan kawasan Cagar Budaya dan tujuan wisata. Kajian Langgan Arsitektur Fasad Bangunan Sisi barat Jalan Malioboro adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mempertahankan nilai historis kawasan dan mengembalikan visual arsitektur yang berada di poros imajiner Sumbu Filosofis. Penelitian ini berdasar pada sebuah kajian yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis langgam Arsitektur fasad bangunan komersial khususnya di sisi Barat Jalan Malioboro. Dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam menghasilkan suatu dokumen perencanaan teknis fasad sumbu filosofi yang sesuai dengan langgam arsitektur aslinya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitik, yaitu sebuah metode yang memberikan gambaran atau mendeskripsikan detail dari objek penelitian, dimana dalam prosesnya dimulai dengan mengumpulkan data-data melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Sedangkan analisis, dilakukan terhadap elemen-elemen fasad bangunan yang meliputi elemen bentuk, ornamen, komposisi simetri, irama, geometri, unsur warna, pintu, jendela dan bentuk atap bangunan.

Sehingga hal tersebut akan memperkuat keberadaan sumbu filosofi sekaligus mempertahankan citra kawasan sumbu filosi terutama dari elemen Arsitektur fasad bangunannya dan selaras dengan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No.40 Tahun 2014 tentang Panduan Arsitektur Bernuansa Budaya Daerah yang menyebutkan tentang Pola Arsitektur Lestari dengan gaya arsitektur Indis dan Cina.Dari penyusunan kajian ini diharapkan terwujud rekomendasi berupa arahan desain yang memberikan dampak manfaat bagi semua unsur stakeholder, baik dari aspek ekonomi, sosial, ilmu dan budaya melalui realisasi kegiatan pembangunan fasad bangunan di kawasan sumbu filosofi.Adanya kajian Langgam Arsitektur Fasad Bangunan Sisi Barat Jalan Malioboro Yogyakarta menjadi bagian studi karya ilmiah dan jembatan penghubung terhadap kajian-kajian berikutnya yang akan memperkuat eksistensi sumbu filosofi Yogyakarta.

Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai pelestarian kawasan Malioboro. Pertama, penting untuk mengkaji bagaimana persepsi berbagai pemangku kepentingan, seperti penduduk lokal, pedagang, dan wisatawan, terhadap implementasi rekomendasi revitalisasi fasad yang telah diusulkan. Ini akan membantu memahami apakah perubahan visual tersebut selaras dengan harapan masyarakat, serta bagaimana dampak estetika baru ini memengaruhi pengalaman mereka di Jalan Malioboro dan meningkatkan rasa memiliki lokal. Kedua, studi dapat fokus pada analisis dampak ekonomi jangka panjang dari upaya revitalisasi fasad ini, mengeksplorasi sejauh mana peningkatan daya tarik visual berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan, omzet pedagang, atau nilai properti. Hal ini juga dapat menyelidiki efektivitas kebijakan pelestarian budaya dalam menyeimbangkan konservasi dengan pengembangan ekonomi berkelanjutan. Ketiga, sebuah penelitian baru dapat diarahkan pada pengembangan panduan desain arsitektur yang lebih komprehensif, tidak hanya untuk restorasi, tetapi juga untuk pembangunan baru atau adaptasi fungsi modern. Bagaimana desain kontemporer yang mengakomodasi kebutuhan fungsional masa kini, seperti aksesibilitas universal atau efisiensi energi, dapat diintegrasikan secara harmonis dengan langgam arsitektur Indis dan Cina yang ada tanpa merusak karakter historis? Penelitian ini akan sangat membantu menciptakan kerangka kerja fleksibel untuk menjaga identitas arsitektural Malioboro di masa depan.

  1. Kajian Placemaking Selasar Malioboro Sebagai Tempat Istirahat Wisatawan Yang Baru Tiba Via Stasiun Yogyakarta... doi.org/10.71282/jurmie.v2i2.119Kajian Placemaking Selasar Malioboro Sebagai Tempat Istirahat Wisatawan Yang Baru Tiba Via Stasiun Yogyakarta doi 10 71282 jurmie v2i2 119
  2. Persepsi Wisatawan Terhadap Penataan Kawasan Pedestrian Malioboro | Prayuda | Jurnal Nasional Pariwisata.... doi.org/10.22146/jnp.52958Persepsi Wisatawan Terhadap Penataan Kawasan Pedestrian Malioboro Prayuda Jurnal Nasional Pariwisata doi 10 22146 jnp 52958
Read online
File size650.58 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test