UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Kajian IlmiahJurnal Kajian Ilmiah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Artificial Intelligence (AI) dalam sistem evaluasi kinerja dan mekanisme promosi jabatan, serta implikasinya terhadap budaya meritokrasi di lingkungan organisasi. Penelitian ini mengeksplorasi sejauh mana adopsi AI berkontribusi terhadap penguatan praktik meritokrasi dalam organisasi. Dengan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui survei terhadap pegawai dan profesional Sumber Daya Manusia (SDM) pada institusi yang telah mengimplementasikan sistem berbasis AI. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antara tingkat pemanfaatan AI, mekanisme promosi, evaluasi kinerja, serta persepsi terhadap budaya meritokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berpengaruh signifikan dengan peningkatan transparansi dan konsistensi dalam evaluasi kinerja. Sistem promosi yang terintegrasi teknologi juga cenderung lebih berorientasi pada kapabilitas dan pencapaian individu. Namun demikian, dampak positif tersebut sangat dipengaruhi oleh persepsi keadilan dan kepercayaan pegawai terhadap sistem yang diterapkan guna mendukung tata kelola organisasi untuk memastikan terwujudnya budaya meritokrasi yang berkelanjutan.

Hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam penilaian kinerja dan promosi jabatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan budaya meritokrasi.Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan AI mampu meningkatkan objektivitas, transparansi, dan keadilan berbasis data, sehingga memperkuat budaya meritokrasi.Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam penilaian kinerja dan promosi jabatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan budaya meritokrasi di lingkungan birokrasi daerah, khususnya pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.Hal ini menunjukkan bahwa penerapan sistem berbasis kompetensi dan kinerja mampu meningkatkan objektivitas, transparansi, dan profesionalisme dalam tata kelola aparatur.Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi berbasis data/AI tidak hanya meningkatkan efisiensi administratif, tetapi juga berkontribusi pada transformasi sistem promosi karier yang lebih objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi yang berkelanjutan dan cakap kompetensi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem AI yang lebih canggih dan etis dalam penilaian kinerja dan promosi karyawan. Perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana algoritma AI dapat dirancang untuk menghindari bias dan memastikan keadilan dalam proses penilaian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara meningkatkan kepercayaan pegawai terhadap sistem AI, termasuk dengan melibatkan mereka dalam proses pengembangan dan pengambilan keputusan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penggunaan AI dalam MSDM terhadap budaya organisasi dan kinerja keseluruhan. Terakhir, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara organisasi yang telah mengadopsi AI dan yang belum, untuk memahami perbedaan dalam praktik meritokrasi dan kinerja.

Read online
File size342.3 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test