AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI
OjsGapuOjsGapuInsomnia merupakan kelainan tidak dapat tidur yang semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh afirmasi positif dan terapi wudhu sebelum tidur terhadap tingkat insomnia pada lansia di PSTW Budi Luhur. Desain penelitian yang digunakan adalah pre‑experiment dengan pendekatan satu kelompok pre‑test post‑test. Teknik sampling non‑probabilitas dengan purposive sampling menghasilkan 15 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner KSPBJ Insomnia Rating Scale dan analisis data menggunakan uji t. Hasil uji t menunjukkan nilai p = 0,005 yang lebih kecil dari α = 0,05, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh afirmasi positif dan terapi wudhu sebelum tidur terhadap tingkat insomnia pada lansia di PSTW Warga Tama, Inderalaya. Penelitian ini menyarankan bahwa lansia dapat mengatasi insomnia dengan menerapkan afirmasi positif dan terapi wudhu sebelum tidur sebagai acuan dalam upaya peningkatan kesehatan lansia, khususnya bagi yang mengalami insomnia.
Sebanyak 53,3% responden mengalami insomnia ringan, 33,3% insomnia sedang, dan 13,3% insomnia berat sebelum intervensi, dengan nilai rata‑rata 1,60.Setelah pemberian afirmasi positif dan terapi wudhu sebelum tidur, persentase insomnia ringan menurun menjadi 40,0% dan insomnia sedang meningkat menjadi 46,7%, sementara tidak ada kasus insomnia berat, dengan nilai rata‑rata 0,60.Analisis menunjukkan perbedaan nilai rata‑rata sebesar 3,93 yang signifikan (p = 0,005), menandakan adanya pengaruh positif intervensi terhadap penurunan tingkat insomnia pada lansia.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara terpisah kontribusi masing‑masing terapi, dengan mengadakan percobaan acak terkontrol yang membandingkan efek afirmasi positif saja, terapi wudhu saja, dan kombinasi keduanya terhadap tingkat insomnia pada lansia, sehingga dapat diidentifikasi komponen yang paling efektif. Selanjutnya, studi dengan sampel yang lebih besar dan periode intervensi yang lebih panjang, misalnya tiga hingga enam bulan, diperlukan untuk menilai keberlanjutan manfaat dan potensi efek samping serta menguji generalisasi temuan pada populasi lansia di berbagai lembaga kesejahteraan. Penelitian kualitatif dapat menggali persepsi lansia mengenai mekanisme psikologis dan spiritual yang mendasari perubahan tidur setelah intervensi, serta mengembangkan model integratif yang menggabungkan faktor fisiologis, psikologis, dan budaya dalam program peningkatan kualitas tidur pada lansia. Selain itu, penggunaan alat pengukuran objektif seperti polisomnografi dapat memperkuat validitas hasil dengan memberikan data fisiologis tentang pola tidur sebelum dan sesudah intervensi.
| File size | 136.89 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Mayoritas lansia di Panti Pelindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera Banjarbaru memiliki kategori ketergantungan dan kecemasan dalamMayoritas lansia di Panti Pelindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera Banjarbaru memiliki kategori ketergantungan dan kecemasan dalam
IJNMSIJNMS Hasil penelitian tentang Hubungan antara Tingkat Depresi dan Tingkat Kemandirian dalam Kegiatan Sehari-hari (ADL) pada Lansia Usia 60 Tahun ke Atas diHasil penelitian tentang Hubungan antara Tingkat Depresi dan Tingkat Kemandirian dalam Kegiatan Sehari-hari (ADL) pada Lansia Usia 60 Tahun ke Atas di
UPERTISUPERTIS Lansia akan selalu mengalami perubahan baik itu perubahan fisik maupun fungsi organ yang dapat mempengaruhi kemandirian dan kesehatan lanjut usia. sehinggaLansia akan selalu mengalami perubahan baik itu perubahan fisik maupun fungsi organ yang dapat mempengaruhi kemandirian dan kesehatan lanjut usia. sehingga
DINAMIKADINAMIKA Senam ini membuat lansia lebih bahagia dan energik. Melalui implementasi olahraga ringan dalam kehidupan sehari-hari dan menjaga komposisi tubuh denganSenam ini membuat lansia lebih bahagia dan energik. Melalui implementasi olahraga ringan dalam kehidupan sehari-hari dan menjaga komposisi tubuh dengan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian ini meningkatkan interaksi sosial lansia. Proses pendampingan dan penerapan terapi aktivitas kelompok senam lansia untuk mencegah lansiaKegiatan pengabdian ini meningkatkan interaksi sosial lansia. Proses pendampingan dan penerapan terapi aktivitas kelompok senam lansia untuk mencegah lansia
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Mayoritas pasien lansia mengalami cedera kepala akibat jatuh dengan tingkat keparahan cedera kepala ringan hingga sedang, serta gambaran CT Scan mayoritasMayoritas pasien lansia mengalami cedera kepala akibat jatuh dengan tingkat keparahan cedera kepala ringan hingga sedang, serta gambaran CT Scan mayoritas
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Setelah dilakukan kegiatan pendampingan terjadi penurunan signifikan tingkat kecemasan dimana tidak mengalami kecemasan 6 orang dan kecemasan ringan hanyaSetelah dilakukan kegiatan pendampingan terjadi penurunan signifikan tingkat kecemasan dimana tidak mengalami kecemasan 6 orang dan kecemasan ringan hanya
UNMUHUNMUH Pengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik lansia, MMAS-8 item, dan kuesioner psychological well being. Hasil: Hasil analisis regresi multinomialPengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik lansia, MMAS-8 item, dan kuesioner psychological well being. Hasil: Hasil analisis regresi multinomial
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya adalah kurangnya waktu yang tersedia dalam jam pelajaran, tidak semua siswa memiliki keberanian untuk tampilSedangkan yang menjadi faktor penghambatnya adalah kurangnya waktu yang tersedia dalam jam pelajaran, tidak semua siswa memiliki keberanian untuk tampil
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Subjek dalam penelitian ini adalah 22 siswa kelas V SDN 3 Sungai Besar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisisSubjek dalam penelitian ini adalah 22 siswa kelas V SDN 3 Sungai Besar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis
IAESCOREIAESCORE Dalam dunia sistem tenaga listrik saat ini, deregulasi telah mencapai puncaknya. Dalam lingkungan deregulasi ini, terdapat kebutuhan yang jelas untuk perhitunganDalam dunia sistem tenaga listrik saat ini, deregulasi telah mencapai puncaknya. Dalam lingkungan deregulasi ini, terdapat kebutuhan yang jelas untuk perhitungan
IAESCOREIAESCORE Makalah ini mempelajari kinerja filter Kalman sederhana untuk perubahan dinamis pada variabel sistem. Filter Kalman digunakan untuk mendeteksi komponenMakalah ini mempelajari kinerja filter Kalman sederhana untuk perubahan dinamis pada variabel sistem. Filter Kalman digunakan untuk mendeteksi komponen