GEMIGEMI

Tropical GeneticsTropical Genetics

Studi ini meneliti miskonsepsi yang terdapat dalam buku teks Biologi kelas XII, khususnya pada topik mutasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan analisis konten pada empat buku teks Biologi yang umum digunakan di SMA Pontianak. Konsep-konsep kunci diidentifikasi berdasarkan Kompetensi Inti 3.8 dan dibandingkan dengan referensi tepercaya dari literatur genetika. Miskonsepsi potensial diverifikasi oleh dua ahli dan dikategorikan menjadi lima jenis kesalahan sesuai klasifikasi Dikmenli, Cardak, dan Öztas: misidentifikasi, oversimplifikasi, overgeneralisasi, undergeneralisasi, dan konsep atau terminologi yang usang. Validitas data dijamin melalui teknik triangulasi yang melibatkan wawancara guru, analisis konten buku teks, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa dua dari empat buku teks yang dianalisis mengandung beberapa miskonsepsi dalam penyajian materi mutasi, mulai dari definisi hingga jenis mutasi gen dan kromosom. Temuan ini menekankan pentingnya mengevaluasi isi buku teks sebagai sumber belajar utama untuk mencegah miskonsepsi konseptual di kalangan siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru dan siswa dalam memilih serta menggunakan buku teks Biologi secara kritis.

Miskonsepsi ditemukan dalam dua dari empat buku teks yang dianalisis, terkait definisi mutasi, mutasi gen berdasarkan jumlah basa, dan mutasi kromosom dalam hal struktur dan jumlah.Miskonsepsi ini ditemukan dalam pernyataan yang tidak konsisten dengan referensi ilmiah yang mapan.Jenis miskonsepsi yang diidentifikasi sesuai dengan kategori yang diajukan Dikmenli, Cardak, dan Öztas (2009), khususnya misidentifikasi dan overgeneralisasi.Jumlah miskonsepsi yang ditemukan berbeda antara Buku A dan B, demikian pula jumlah konsep kunci yang disajikan dalam setiap buku.Penelitian ini menekankan pentingnya guru lebih kritis dan selektif dalam memilih buku teks sebagai bahan ajar.Guru juga diharapkan memberikan penjelasan tambahan ketika isi buku teks mengandung penjelasan yang tidak akurat atau tidak lengkap tentang konsep ilmiah.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan guru dalam mengevaluasi kualitas buku teks secara kritis, terutama untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang mungkin terkandung. Selain itu, penelitian bisa menyusun panduan standar untuk menilai akurasi konten buku teks biologi, dengan mempertimbangkan keterkaitan antara konsep genetika dan pemahaman siswa. Terakhir, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak penggunaan sumber daya multimedia, seperti video interaktif atau simulasi, dalam mengurangi miskonsepsi terkait mutasi. Ketiga arah ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran genetika dan memastikan siswa menerima informasi yang akurat dan mudah dipahami.

  1. Meta-Analisis Miskonsepsi Buku Teks Biologi SMA: (Meta-Analysis of High School Biology Textbook Misconceptions)... online-journal.unja.ac.id/biodik/article/view/12220Meta Analisis Miskonsepsi Buku Teks Biologi SMA Meta Analysis of High School Biology Textbook Misconceptions online journal unja ac biodik article view 12220
Read online
File size538.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test