POLTEKMUPOLTEKMU

Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatLontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dilakukan melalui sentuhan dan gerakan lembut oleh orang tua atau pengasuh. Kegiatan ini dipercaya mampu meningkatkan kualitas tidur bayi, memperkuat sistem imunitas, serta mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak. Namun, masih banyak ibu yang belum memahami teknik pijat bayi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi loving baby massage terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan pre dan post test tanpa kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan, dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, yaitu dari 20% sebelum edukasi menjadi 70% setelah diberikan edukasi. Hal ini membuktikan bahwa pemberian edukasi loving baby massage efektif dalam meningkatkan kemampuan ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.

Edukasi teknik loving baby massage terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang cara melakukan pijat bayi, dengan peningkatan signifikan dari 20% menjadi 70% setelah intervensi.Pemberian edukasi secara langsung dan disertai praktik memperbaiki pemahaman serta keterampilan ibu dalam merawat bayi melalui sentuhan yang tepat.Oleh karena itu, edukasi loving baby massage layak dijadikan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas perawatan bayi di lingkungan keluarga.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efek jangka panjang edukasi loving baby massage terhadap perkembangan bayi, seperti pertumbuhan fisik, kualitas tidur, dan status imun selama enam bulan setelah intervensi; selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode penyampaian edukasi—misalnya pelatihan tatap muka versus modul video daring—dalam meningkatkan retensi pengetahuan dan keterampilan ibu; terakhir, studi dapat memperluas partisipasi dengan melibatkan ayah atau pengasuh lain dalam program edukasi untuk menilai dampak pelibatan mereka terhadap ikatan keluarga dan hasil kesehatan bayi, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai manfaat sosial dan kesehatan dari pendekatan edukatif ini.

Read online
File size495.14 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test