STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Kanker termasuk salah satu dari berbagai masalah utama yang terjadi pada masyarakat Indonesia dan juga dunia. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini menyebabkan terjadinya keterlambatan diagnosis. Salah satu tanaman obat yang banyak dijumpai di Indonesia yaitu jeruk nipis (C. aurantifolia). Pada ekstrak kulit jeruk nipis, terdapat minyak atsiri yang tersusun dari D-Limonene (38.94%), β-pinen (26.66%), α-terpineol (8.29%), dan terpinen-4-ol (8.29%). Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki efek yang kuat sebagai anti kanker. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 kali pengulangan, yaitu 0, 125, 150, 250, dan 1000 ppm. Metode penelitian yang digunakan yaitu uji fitokimia, analisis FTIR (Fourier-Transform Infrared Spectroscopy), dan uji BSLT. Nilai probit dianalisis dengan menggunakan SPSS untuk mendapatkan nilai LC50. Ekstrak kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) memiliki nilai LC50 331,533 ppm termasuk kategori toksik dan berpotensi sebagai agen anti kanker. Berdasarkan pada uji fitokimia dan FTIR kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin yang diketahui memiliki sifat antioksidan dan dapat mengganggu keseimbangan Reactive Oxygen Species (ROS) sehingga dapat memicu apoptosis sel kanker.

aurantifolia) contains alkaloid, flavonoid, and tannin compounds.The LC50 value of lime peel extract (C.533 ppm is classified as toxic and can act as an anti-cancer agent.The higher the concentration of lime peel extract (C.aurantifolia) tested, the higher the percentage of death of Artemia salina larvae.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut mekanisme kerja senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin dalam mengganggu keseimbangan Reactive Oxygen Species (ROS) dan memicu apoptosis sel kanker. 2. Mengembangkan metode ekstraksi dan pemurnian senyawa aktif dari kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai agen anti kanker. 3. Melakukan penelitian klinis untuk menguji efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) pada pasien kanker, serta mengeksplorasi potensi sinergi dengan pengobatan konvensional.

  1. TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT ( Citrus aurantifolia ) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)... doi.org/10.36387/jiis.v9i2.2083TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT Citrus aurantifolia USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST BSLT doi 10 36387 jiis v9i2 2083
Read online
File size254 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test