RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT

Room of Civil Society DevelopmentRoom of Civil Society Development

Pengolahan umbi-umbian sebagai bahan pangan berlimpah di Desa Tamanrejo yang belum maksimal membawa permasalahan yang berdampak pada kurangnya pendapatan mitra. Beberapa faktor yang ikut berkontribusi dalam masalah ini antara lain keterbatasan area pemasaran, kurangnya kualitas produk, dan kurangnya keterampilan berwira usaha. Solusi yang diberikan untuk menjawab permasalahan mitra berupa penerapan teknologi pangan pada proses pengolahan umbi-umbian, manajemen usaha, dan ekonomi pemasaran. Program kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam empat tahapan, yakni a) Indentifikasi masalah; b) Sosialisasi program; c) Program penyuluhan dan pelatihan; dan d) Monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang dilaksanakan dengan kelompok wanita tani (KWT) “Lestari dan Familiy yakni: a) Sosialisasi program kegiatan; b) Pelatihan dan pendampingan proses pengolahan umbi-umbian menjadi tepung, ceriping aneka rasa, donat, onde-onde ungu, stik tela; c) Pelatihan dan pendampingan pemasaran online; d) Membangun jaringan pemasaran dengan cara bekerja sama dengan toko, pusat oleh-oleh; e) Melatih melakukan pembukuan keuangan; dan f) monitoring dan evaluasi setiap tahapan kegiatan. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini adalah tercapainya peningkatan kualitas produk dan peningkatan pendapatan mitra.

Penerapan teknologi produksi dan teknologi pangan dalam pengolahan umbi-umbian di Desa Tamanrejo kecamatan Limbangan dalam skema KKN-PPM ini telah terselenggara dengan baik.Telah terjadi peningkatan variasi jenis produk, peningkatan teknik pengolahan, peningkatan kemampuan SDM, pembukuan manajemen usaha, peningkatan pendapatan kelompok wanita tani, dan meluasnya area pemasaran.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan teknologi pangan dalam meningkatkan pendapatan mitra. 2. Mengembangkan model bisnis yang berkelanjutan untuk kelompok wanita tani, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti manajemen keuangan, pemasaran, dan pengembangan produk. 3. Melakukan studi komparatif antara kelompok wanita tani yang telah menerapkan teknologi pangan dengan kelompok serupa yang belum, untuk mengukur dampak jangka panjang dari penerapan teknologi tersebut.

Read online
File size1.43 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test