STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Salah satu faktor terpenting dalam penanganan diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) adalah tingkat kepatuhan pasien terhadap aturan pengobatannya. Tingkat kepatuhan pasien DM tipe 2 terhadap pedoman pengobatan memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional, pengambilan data dilakukan secara prospektif pada bulan Februari-April 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden. Data diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk kepatuhan minum obat menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hubungan antara tingkat kepatuhan pasien terhadap kadar gula darah dianalisi menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat kepatuhan pasien terhadap kadar gula darah dengan nilai (P = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah kepatuhan minum obat merupakan peranan yang penting dalam penatalaksanaan pengobatan pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.

Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan minum obat terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2 dengan nilai p-value = 0,000 (<0,05).Hal tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pengobatan pasien sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan minum obat.Kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2 merupakan elemen kunci dalam penatalaksaan, yang berperan dalam mencapai target kadar gula darah yang normal.Perlunya edukasi terkait pola hidup yang sehat untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga pada pasien DM tipe 2.

Untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan DM tipe 2, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada edukasi dan dukungan. Edukasi dapat mencakup informasi tentang pentingnya kepatuhan minum obat, dampak positifnya terhadap kontrol gula darah, dan strategi untuk mengelola pengobatan secara efektif. Dukungan dapat diberikan melalui layanan konseling, kelompok dukungan, atau teknologi kesehatan yang memudahkan pasien dalam mengelola obat-obatan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan, seperti dukungan sosial, akses terhadap layanan kesehatan, dan faktor psikologis. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang lebih terarah dan efektif dapat dikembangkan untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan hasil pengobatan DM tipe 2.

  1. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe... doi.org/10.51851/jrmk.v6i1.373Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe doi 10 51851 jrmk v6i1 373
  2. Jurnal Ners. pengaruh progressive muscle relaxation stres penurunan gula darah pasien diabetes melitus... doi.org/10.20473/cmsnj.v8i1.13400Jurnal Ners pengaruh progressive muscle relaxation stres penurunan gula darah pasien diabetes melitus doi 10 20473 cmsnj v8i1 13400
  3. Job strain and effort-reward imbalance as risk factors for type 2 diabetes mellitus: A - Sjweh. job... sjweh.fi/show_abstract.php?abstract_id=3987Job strain and effort reward imbalance as risk factors for type 2 diabetes mellitus A Sjweh job sjweh fi show abstract php abstract id 3987
Read online
File size282.04 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test