UPN VeteranUPN Veteran

Jurnal MebisJurnal Mebis

Transformasi digital telah menciptakan peluang dan kendala struktural bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik wanita, terutama dalam hal kemampuan digital, akses sumber daya, dan diferensiasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi model strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM milik wanita di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali. Penelitian menggunakan desain campuran terintegrasi dalam Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dan melibatkan 30 UMKM milik wanita yang berpartisipasi dalam siklus penuh identifikasi masalah, perencanaan, tindakan, dan refleksi. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner pasca-intervensi, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis kuantitatif menggabungkan statistik deskriptif, uji t sampel berpasangan, estimasi ukuran efek (Cohens dz), analisis gain relatif, dan interval kepercayaan 95%; data kualitatif dianalisis secara tematis dan diverifikasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan perbaikan yang signifikan secara statistik dalam semua dimensi: kemampuan pemasaran digital, inovasi produk, storytelling dan branding, kemitraan dan kolaborasi, serta dampak dan daya saing. Analisis ukuran efek tambahan menunjukkan efek praktis yang moderat di seluruh dimensi, dengan peningkatan terkuat diamati dalam dampak dan daya saing serta dalam kemitraan dan kolaborasi. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa identitas budaya lokal memperkuat daya tarik produk dan diferensiasi merek, tetapi keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, produksi konten yang tidak konsisten, dan ketiadaan platform promosi bersama menjadi kendala untuk keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model yang diusulkan bermanfaat untuk memperkuat UMKM milik wanita, meskipun hasilnya harus ditafsirkan sebagai perbaikan yang terkait dengan intervensi karena desain tidak termasuk kelompok kontrol.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM milik wanita di Desa Belimbing, Tabanan.Perbaikan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi ditemukan dalam kemampuan pemasaran digital, inovasi produk, storytelling dan branding, kemitraan dan kolaborasi, serta dampak dan daya saing.Analisis ukuran efek tambahan menunjukkan bahwa magnitudo praktis perubahan moderat di seluruh lima dimensi.Proses penerapan model strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif terbukti secara signifikan meningkatkan daya saing produk UMKM.Indikator strategi inovasi pemasaran menunjukkan kekuatan utama produk dalam kreativitas dan nilai budaya, serta keunggulan dalam inovasi kemasan dan adaptasi pasar.Kelemahan terletak pada literasi digital dan keterbatasan modal, sedangkan kekurangan terletak pada ketiadaan platform promosi kolektif.Dukungan dari pihak luar, seperti pemerintah desa, BUMDes, dan institusi pendidikan, memiliki peran penting dalam memperkuat keberlanjutan model.Solusi strategis yang dapat diterapkan meliputi peningkatan kapasitas aktor bisnis melalui pelatihan pemasaran digital, kolaborasi antara UMKM, dan pemberian dukungan mikrofinansial.Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa autentisitas budaya saja tidak cukup tanpa kemampuan digital, produksi konten yang konsisten, mekanisme promosi kolektif, dan akses ke infrastruktur pendukung.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: (1) UMKM perlu memperkuat kompetensi mereka dalam inovasi pemasaran digital dan storytelling berbasis budaya untuk memperluas pasar mereka. (2) Pemerintah daerah dan BUMDes diharapkan untuk memfasilitasi program pelatihan terintegrasi dan mengembangkan platform promosi digital bersama. (3) Universitas dan institusi pendukung UMKM disarankan untuk melakukan dukungan berkelanjutan dan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak jangka panjang penerapan model inovasi pemasaran. (4) Sektor swasta dan institusi keuangan perlu terlibat dalam memberikan akses modal usaha dan alat promosi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel, memperpanjang periode implementasi, memasukkan kelompok perbandingan jika memungkinkan, dan mengembangkan validasi multisitus dari model.

  1. Digitalization Challenges for SMEs: A Systematic Literature Review Perspective and Future Research |... journal.umy.ac.id/index.php/bti/article/view/20410Digitalization Challenges for SMEs A Systematic Literature Review Perspective and Future Research journal umy ac index php bti article view 20410
  2. Jurnal Ekonomi. leadership impact msme women business perfomance denpasar city jurnal ekonomi authors... doi.org/10.24912/je.v29i1.2013Jurnal Ekonomi leadership impact msme women business perfomance denpasar city jurnal ekonomi authors doi 10 24912 je v29i1 2013
Read online
File size475.7 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test