UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Intisari—PLN Pusharlis UP2W VI Surabaya, sebagai salah satu unit penunjang PT PLN (Persero), telah mengembangkan produk unggulan manufaktur Grab Bucket Ship Unloader (GBSU) Type Scissor 30 Ton melalui proses reverse engineering. Untuk mendukung perusahaan dalam meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di lingkungan PT PLN (Persero), PLN Pusharlis berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai TKDN dari setiap produk yang diproduksinya, sebagaimana dibuktikan oleh sertifikasi TKDN yang dikeluarkan oleh水县 lembaga yang berwenang. Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap rendahnya nilai TKDN dalam proses produksi berbasis reverse engineering pada produk GBSU, sedangkan metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk menentukan respons teknis dan tingkat prioritasnya untuk mengembangkan rencana strategis guna meningkatkan TKDN komponen GBSU, yang dimodelkan melalui House of Quality (HOQ). Sepuluh Voice of Customer (VOC) criteria digunakan untuk memperoleh respons teknis, menghasilkan dua puluh satu respons teknis yang diprioritaskan menjadi sasaran peningkatan dalam HOQ. Temuan ini menunjukkan potensi peningkatan TKDN sebesar 73,87%. Berdasarkan respons teknis yang diprioritaskan, nilai TKDN diproyeksikan meningkat dari 26,13% menjadi 63,26%, menunjukkan peningkatan sebesar 37,17%.

Terdapat sepuluh faktor kunci yang secara signifikan memengaruhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk Grab Bucket Ship Unloader, meliputi kualitas material, ketepatan waktu pengiriman, kompetensi tenaga kerja, harga, ketersediaan material, kinerja pemasok, dukungan regulasi, kemampuan investasi, penggunaan peralatan dalam negeri, dan sumber daya manusia.Analisis AHP‑QFD menghasilkan dua puluh satu respons teknis yang diprioritaskan, dengan fokus utama pada identifikasi komponen lokal, kepatuhan bahan lokal dengan standar, keterjangkauan material, stabilitas pasokan, dan ketepatan waktu pemasok lokal.Proyeksi peningkatan TKDN realistis mencapai 63,26%, menunjukkan bahwa strategi lokalisasi strategis dapat secara substansial meningkatkan kinerja TKDN pada produk rekayasa balik.

Penelitian selanjutnya perlu menguji secara praktis dampak strategi lokalisasi pada volume produksi jangka panjang, sehingga dapat mengidentifikasi batasan dan potensi skalabilitas proses reverse engineering dalam skala industri. Selain itu, pengembangan model kombinasi AHP‑QFD yang lebih terperinci dapat memperbaiki penentuan prioritas respons teknis, misalnya dengan memasukkan variabel efisiensi biaya dan risiko pasokan, sehingga keputusan produksi menjadi lebih terukur. Terakhir, studi komparatif antara produk dengan tingkat TKDN tinggi dan rendah dapat memberikan wawasan empiris tentang kebijakan regulasi dan insentif pemerintah yang paling efektif dalam mendorong inovasi lokal serta meningkatkan daya saing industri kelistrikan nasional.

  1. Proposed Strategy for Electricity Industry of PT PLN (Persero) Electricity Maintenance Center (PLN Pusharlis)... eu-opensci.org/index.php/ejbmr/article/view/50419Proposed Strategy for Electricity Industry of PT PLN Persero Electricity Maintenance Center PLN Pusharlis eu opensci index php ejbmr article view 50419
  2. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof y1 asm h6 8s gu pb1xx dg qp bc wc j30y oi endstream font... growingscience.com/msl/Vol2/msl_2012_122.pdf0 pdf obj endobj xref trailer startxref eof y1 asm h6 8s gu pb1xx dg qp bc wc j30y oi endstream font growingscience msl Vol2 msl 2012 122 pdf
  3. Application of Reverse Engineering method to model eroded Francis runner. - IOPscience. application reverse... doi.org/10.1088/1742-6596/1608/1/012012Application of Reverse Engineering method to model eroded Francis runner IOPscience application reverse doi 10 1088 1742 6596 1608 1 012012
Read online
File size589.63 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test