STAI TBHSTAI TBH
Al-Liqo: Jurnal Pendidikan IslamAl-Liqo: Jurnal Pendidikan IslamMetode Fun Creative Learning adalah strategi pembelajaran yang menyenangkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan didesain sedemikan rupa sehingga memberikan suasan yang penuh keceriaan dan yang paling utama tidak menjenuhkan dan membosankan. Metode fun creative learning menjadi jalan kemudahan untuk menidik anak usia dini karena sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan mengetahui metode fin creative learning yang diterapkan pada jenjang kelas 4 Sekolah Dasar Islam antara SDIT Al-Hidayah Bogor dan SDIT SUIS (Sekolah Unggulan Islam) Bogor. Serta merumuskan sebuah Metode Fun Creative Learning yang digali dari sumber utama Al-Quran dan As-Sunnah, dan akan diperkaya dengan pemikiran pakar metode tersebut. Penelitian ini merupakan jenis kualitaif dan penelitian lapangan (field research). Penleitian ini bersifat deskriptif dengan mengambil obyek studi di SDIT Al-Hidayah Bogor dan SDIT SUIS Bogor. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, wawancara informan, observasi, dan focus group discussion (FGD). Hasil yang diperoleh dari penelitian in adalah sebuah metode fun creative learning sesuia pakar pendidikan yang didalamnya memuat teknik pengajaran dari setiap metode yang diberikan.
Berdasarkan penelitian ini, disarankan agar lembaga sekolah senantiasa mengembangkan dan mengevaluasi metode Fun Creative Learning dalam pengajaran PAI untuk mengikuti perkembangan zaman.Guru PAI diharapkan terus memperbarui wawasan dan kreativitas dalam menerapkan metode ini guna menghasilkan peserta didik yang sholih, kreatif, dan berakhlak mulia.Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk tidak menjadikan penelitian ini sebagai sumber primer tunggal, melainkan melengkapinya dengan tulisan ilmiah berkualitas lain.
Penelitian lanjutan mengenai metode Fun Creative Learning (FCL) dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar dapat diarahkan pada beberapa studi yang lebih mendalam dan ekspansif. Pertama, sangat penting untuk melakukan penelitian kuantitatif atau campuran guna mengukur secara lebih objektif dan terperinci sejauh mana metode FCL ini benar-benar efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, tidak hanya dari segi pemahaman kognitif materi PAI, tetapi juga pada pengembangan aspek afektif seperti motivasi dan minat belajar, serta pembentukan karakter akhlak mulia dalam jangka panjang. Studi ini bisa melibatkan perbandingan dengan kelompok kontrol dan penilaian dampak berkelanjutan. Kedua, perlu adanya eksplorasi lebih lanjut mengenai tantangan yang dihadapi oleh para guru Pendidikan Agama Islam saat menerapkan metode FCL di kelas. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor penghambat, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan yang relevan, atau beban kurikulum, serta merumuskan rekomendasi konkret untuk program pengembangan profesional guru yang lebih efektif. Pemahaman mendalam tentang kendala ini akan membantu lembaga pendidikan dalam menyediakan dukungan yang lebih tepat sasaran. Ketiga, mengingat potensi FCL yang menjanjikan, menarik untuk meneliti apakah metode ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara efektif pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti Madrasah Tsanawiyah atau Aliyah, atau bahkan pada mata pelajaran lain di luar PAI yang juga membutuhkan pendekatan kreatif. Studi komparatif di berbagai wilayah atau demografi siswa juga akan memberikan gambaran lebih komprehensif tentang fleksibilitas dan keberterimaan FCL, memastikan metode ini relevan dan dapat disesuaikan dengan konteks pendidikan yang beragam di Indonesia.
- Pendidikan Islam dalam Era Revolusi Industri 4.0 | Priyanto | J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam. pendidikan... doi.org/10.18860/jpai.v6i2.9072Pendidikan Islam dalam Era Revolusi Industri 4 0 Priyanto J PAI Jurnal Pendidikan Agama Islam pendidikan doi 10 18860 jpai v6i2 9072
- Infinity Journal. penerapan metode mind mapping peta pikiran kemampuan berpikir kreatif matematik siswa... e-journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/infinity/article/view/61Infinity Journal penerapan metode mind mapping peta pikiran kemampuan berpikir kreatif matematik siswa e journal stkipsiliwangi ac index php infinity article view 61
- Proses Kognitif dalam Taksonomi Bloom Revisi : Analisis Kemampuan Mencipta (C6) Pada Pembelajaran Fikih... doi.org/10.35931/am.v4i1.168Proses Kognitif dalam Taksonomi Bloom Revisi Analisis Kemampuan Mencipta C6 Pada Pembelajaran Fikih doi 10 35931 am v4i1 168
| File size | 317.87 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Selanjutnya, terkait kemampuan dan komponen bahasa, mahasiswa menginginkan strategi pengajaran dosen berbasis teks. Oleh karena itu, peneliti memberikanSelanjutnya, terkait kemampuan dan komponen bahasa, mahasiswa menginginkan strategi pengajaran dosen berbasis teks. Oleh karena itu, peneliti memberikan
IAI TABAHIAI TABAH Namun, optimalisasi tersebut mensyaratkan kesiapan infrastruktur, kompetensi guru, tata kelola data, literasi etis, serta kolaborasi sekolah, pemerintah,Namun, optimalisasi tersebut mensyaratkan kesiapan infrastruktur, kompetensi guru, tata kelola data, literasi etis, serta kolaborasi sekolah, pemerintah,
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikanPenelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikan
IAI TABAHIAI TABAH Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik,Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik,
ZAMRONEDUZAMRONEDU Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan tidak hanya memberikan pendidikan formal tetapi juga membentuk karakter berbasis nilai-nilai Islam danAmal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan tidak hanya memberikan pendidikan formal tetapi juga membentuk karakter berbasis nilai-nilai Islam dan
IAI TABAHIAI TABAH Metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang dilakukan dengan pendekatan yang lembut dan estetis, sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat padaMetode penyampaian ajaran Islam melalui tembang dilakukan dengan pendekatan yang lembut dan estetis, sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat pada
IAI TABAHIAI TABAH Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untukNamun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk
PANDAWANPANDAWAN Agama memiliki dimensi yang luas melampaui kepercayaan tradisional, mencakup bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, perdamaian, lingkungan, dan sejarah.Agama memiliki dimensi yang luas melampaui kepercayaan tradisional, mencakup bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, perdamaian, lingkungan, dan sejarah.
Useful /
LPKIALPKIA Namun, beberapa bidang, khususnya Tata Usaha Sekretariat, masih mengalami kesulitan memahami alur birokrasi dan teknik tata naskah saat menggunakan SIDEBAR.Namun, beberapa bidang, khususnya Tata Usaha Sekretariat, masih mengalami kesulitan memahami alur birokrasi dan teknik tata naskah saat menggunakan SIDEBAR.
STAIDHTULUNGAGUNGSTAIDHTULUNGAGUNG b) Berlandaskan prinsip bai al-muqayyad bahwa penjual menginformasikan terlebih dahulu, memberikan alasan, dan serah terima dengan rela dan ridha; c) Sesuaib) Berlandaskan prinsip bai al-muqayyad bahwa penjual menginformasikan terlebih dahulu, memberikan alasan, dan serah terima dengan rela dan ridha; c) Sesuai
PANDAWANPANDAWAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, manfaat persepsional, dan kecocokan teknologi dengan nilai-nilai Islam merupakan faktor signifikanHasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, manfaat persepsional, dan kecocokan teknologi dengan nilai-nilai Islam merupakan faktor signifikan
STAI TBHSTAI TBH Al-Quran dan Hadis mengandung kedua jenis motivasi ini. motivasi ekstrinsik berupa janji dan peringatan, sedangkan motivasi intrinsik bersumber dari keikhlasanAl-Quran dan Hadis mengandung kedua jenis motivasi ini. motivasi ekstrinsik berupa janji dan peringatan, sedangkan motivasi intrinsik bersumber dari keikhlasan