UNIBOSUNIBOS

PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and ResearchPALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research

Brownis adalah salah satu produk bakery yang sudah sangat populer dan umum dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Bayam (Amaranthus) dianggap sebagai raja sayuran karena kandungan gizinya mengandung vitamin A, B, dan C, selain itu bayam mengandung garam-garam mineral yang penting seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari daun bayam hijau terhadap brownis kukus dan mengetahui konsentrasi terbaik sari daun bayam hijau pada brownis kukus terhadap uji organoleptik warna, aroma, cita rasa, tekstur dan uji kadar air dan kadar abu. Perlakuan penelitian yaitu dengan penambahan sari daun bayam hijau (0%, 2%, 4%, dan 6%). Analisis data menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil terbaik penambahan sari daun bayam hijau pada pembuatan brownis kukus adalah perlakuan B2 (4%) sari daun bayam hijau, dilihat dari hasil kadar air (41,27%), kadar abu (0,59%), uji organoleptik warna 3,97 (suka), aroma 3,84 (suka), cita rasa 4,03 (suka), dan tekstur 4 (suka).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan sari daun bayam hijau pada brownis kukus, berpengaruh nyata terhadap kadar air, warna, aroma, cita rasa, dan tidak berpengaruh terhadap kadar abu.Hasil terbaik brownis kukus penambahan sari daun bayam hijau yaitu pada perlakuan B2 (4%) sari daun bayam hijau ditinjau dari kadar air (41,27%), kadar abu (0,59%), uji organoleptik warna 3,97 (suka), aroma 3,84 (suka), cita rasa 4,03 (suka), dan tekstur 4 (suka).Pada proses pembuatan sari daun bayam hijau sebaiknya setelah proses pembuatan, sari daun bayam harus segera digunakan untuk menghindari perubahan warna pada sari daun bayam hijau menjadi coklat dan mengeluarkan aroma langu yang lebih pekat.Pada penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti kembali sari daun bayam hijau yang terkandung dalam batang dan tangkai bayam hijau.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pemanfaatan sari daun bayam hijau yang terkandung dalam batang dan tangkai bayam hijau. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan produk makanan yang memanfaatkan sari daun bayam hijau sebagai pewarna alami, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stabilitas warna, rasa, dan tekstur. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan sari daun bayam hijau dalam produk makanan lain selain brownis kukus, untuk memperluas aplikasi dan manfaatnya.

  1. Organoleptic product study of Gyoza products with natural dyes extracted from purple sweet potatoes -... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/870/1/012023Organoleptic product study of Gyoza products with natural dyes extracted from purple sweet potatoes iopscience iop article 10 1088 1755 1315 870 1 012023
  2. Properties of organic green spinach dye as a substitute for harmful chemical green dye - IOPscience.... doi.org/10.1088/1742-6596/1879/3/032098Properties of organic green spinach dye as a substitute for harmful chemical green dye IOPscience doi 10 1088 1742 6596 1879 3 032098
Read online
File size584.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test