LIFESCIFILIFESCIFI
Arthatama: Journal of Business Management and AccountingArthatama: Journal of Business Management and AccountingUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dengan mendorong penciptaan lapangan kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan PDB. Kemajuan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap bisnis, memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing mereka. Penelitian ini mengkaji dampak transformasi digital terhadap UMKM, dengan fokus pada adopsi platform e-commerce, teknologi finansial (fintech), dan strategi pemasaran digital. Temuan menunjukkan bahwa perangkat digital memungkinkan UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan merespons perilaku konsumen yang berubah secara efektif. Namun, tantangan seperti literasi digital yang terbatas, infrastruktur internet yang tidak memadai, dan biaya adopsi yang tinggi menghambat integrasi digital penuh. Untuk mengoptimalkan manfaat transformasi digital, pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan harus mendukung UMKM melalui bantuan keuangan, program pelatihan, dan peningkatan infrastruktur digital. Studi ini menyoroti perlunya pendekatan kolaboratif antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk mendorong ekosistem digital yang berkelanjutan bagi UMKM, memastikan ketahanan dan pertumbuhan jangka panjang mereka dalam ekonomi yang semakin digital.
Transformasi digital secara signifikan membentuk kembali lingkungan bisnis UMKM, menawarkan peluang pertumbuhan melalui pemanfaatan perangkat digital seperti e-commerce, fintech, dan pemasaran media sosial untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar.Meskipun demikian, adopsi penuh masih terhambat oleh tantangan literasi digital, keterbatasan akses teknologi, dan biaya investasi awal yang tinggi, sehingga diperlukan kebijakan pemerintah yang suportif, pelatihan, dan insentif finansial.Kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta sangat esensial untuk membangun ekosistem digital yang kuat, yang memungkinkan UMKM bersaing secara global dan menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Melihat peran krusial transformasi digital bagi UMKM dan tantangan yang menyertainya, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa area penting. Pertama, perlu diselidiki secara mendalam mengenai efektivitas implementasi strategi digital yang spesifik untuk berbagai sektor UMKM, seperti kuliner, kerajinan, atau jasa. Studi ini harus mempertimbangkan bagaimana perbedaan infrastruktur digital dan tingkat literasi antar wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan, mempengaruhi keberhasilan adopsi dan dampak digitalisasi terhadap daya saing dan pertumbuhan ekonomi UMKM. Hal ini akan memberikan wawasan yang lebih granular mengenai adaptasi terbaik teknologi digital berdasarkan karakteristik unik setiap sektor dan lokasi. Kedua, penting untuk meneliti dampak jangka panjang transformasi digital terhadap pembangunan sosio-ekonomi UMKM, bukan hanya dari perspektif bisnis semata. Ini mencakup analisis terhadap penciptaan lapangan kerja, potensi pemerataan pendapatan, dan upaya inklusi kelompok-kelompok rentan seperti UMKM milik perempuan atau yang beroperasi di daerah terpencil. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi kontribusi transformasi digital terhadap praktik bisnis yang lebih berkelanjutan, termasuk tata kelola lingkungan dan tanggung jawab sosial. Ketiga, mengingat kendala yang masih dihadapi UMKM dalam adopsi digital, seperti literasi digital yang rendah, infrastruktur internet yang belum merata, dan biaya investasi awal yang tinggi, penelitian dapat fokus pada perancangan dan evaluasi model dukungan kolaboratif. Model ini melibatkan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta (pendekatan triple helix) dalam menyediakan pelatihan, akses teknologi terjangkau, dan insentif keuangan. Mengukur keberhasilan program-program tersebut dalam meningkatkan tingkat adopsi digital dan hasilnya pada kinerja ekonomi UMKM akan sangat berharga untuk perumusan kebijakan di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia.
| File size | 223.81 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
WALISONGOSAMPANGWALISONGOSAMPANG Dalam kompilasi hukum ekonomi syariah (KHES) Pasal 311 berbunyi bahwa uang ijarah wajib dibayar oleh pihak mustajir meskipun majur tidak digunakan. PenelitianDalam kompilasi hukum ekonomi syariah (KHES) Pasal 311 berbunyi bahwa uang ijarah wajib dibayar oleh pihak mustajir meskipun majur tidak digunakan. Penelitian
IMWIIMWI Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja Account Officer (AO) Mekaar di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Pekanbaru, yangPenelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja Account Officer (AO) Mekaar di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Pekanbaru, yang
IMWIIMWI Analisis menunjukkan bahwa pendekatan kuantitatif mendominasi (57,1%), diikuti oleh kualitatif (26,2%) dan metode campuran (16,7%). Fokus utama penelitianAnalisis menunjukkan bahwa pendekatan kuantitatif mendominasi (57,1%), diikuti oleh kualitatif (26,2%) dan metode campuran (16,7%). Fokus utama penelitian
UNRAMUNRAM Kajian ini bertujuan menganalisis konsep, manfaat, dan peluang implementasi sistem ini melalui sintesis literatur. Hasil tinjauan menunjukkan adanya interaksiKajian ini bertujuan menganalisis konsep, manfaat, dan peluang implementasi sistem ini melalui sintesis literatur. Hasil tinjauan menunjukkan adanya interaksi
GARUDARISETIDGARUDARISETID Perubahan dalam kondisi ekonomi berpengaruh signifikan terhadap pilihan konsumen dengan mempengaruhi persepsi, prioritas, dan pola pembelian. SementaraPerubahan dalam kondisi ekonomi berpengaruh signifikan terhadap pilihan konsumen dengan mempengaruhi persepsi, prioritas, dan pola pembelian. Sementara
STAIDHTULUNGAGUNGSTAIDHTULUNGAGUNG Praktik pengembalian uang sisa pembelian berupa barang di Toko Toserba Luwes Durenan sesuai menurut Akad Bai Al–Muqayyad karena a) Memenuhi syarat aplikasiPraktik pengembalian uang sisa pembelian berupa barang di Toko Toserba Luwes Durenan sesuai menurut Akad Bai Al–Muqayyad karena a) Memenuhi syarat aplikasi
UMTUMT Upaya pemerintah daerah Buton dalam mendukung proses pendaftaran masih belum optimal dan membutuhkan komitmen, supervisi, serta bimbingan yang lebih intensif.Upaya pemerintah daerah Buton dalam mendukung proses pendaftaran masih belum optimal dan membutuhkan komitmen, supervisi, serta bimbingan yang lebih intensif.
PSEBPSEB Dengan upaya berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak, UMKM di Desa Ciwalat diharapkan dapat terus berkembang dan bersaing di era digital, sertaDengan upaya berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak, UMKM di Desa Ciwalat diharapkan dapat terus berkembang dan bersaing di era digital, serta
Useful /
UBTUBT Selain itu, sensor arus yang digunakan pada penelitian ini mampu melakukan pembacaan arus secara real-time dengan tingkat kesalahan pengukuran rata-rataSelain itu, sensor arus yang digunakan pada penelitian ini mampu melakukan pembacaan arus secara real-time dengan tingkat kesalahan pengukuran rata-rata
PSEBPSEB Minimnya keahlian dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti latar belakang pendidikan yang sejalan dengan bidang keuangan atau pelaku UMKM yang hanya fokusMinimnya keahlian dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti latar belakang pendidikan yang sejalan dengan bidang keuangan atau pelaku UMKM yang hanya fokus
PSEBPSEB Pembelajaran soft skill santri untuk meningkatkan mentalitas dalam bentuk budi pekerti serta sikap humanisme di lingkungan pesantren. Adapun pondok pesantrenPembelajaran soft skill santri untuk meningkatkan mentalitas dalam bentuk budi pekerti serta sikap humanisme di lingkungan pesantren. Adapun pondok pesantren
PSEBPSEB Panggang mengenai kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta penerapan 3R. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini dapat menambahPanggang mengenai kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta penerapan 3R. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini dapat menambah