EDUJAVAREEDUJAVARE

Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and EngagementAssoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement

Masalah sampah merupakan salah satu permasalahan penting yang dihadapi Indonesia. Namun, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah masih belum optimal. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah memberikan pendidikan tentang pengelolaan sampah sejak dini agar dapat meminimalkan dampak negatif sampah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang pentingnya memilah sampah dan membuangnya dengan benar sesuai kategorinya. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi dan pengalaman langsung kepada siswa SD Kartika IX-I Jember. Karena targetnya adalah anak-anak usia dini, metode yang digunakan adalah mengajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik, cara daur ulang sampah, serta manfaat dari pengelolaan sampah. Kesimpulannya, diperlukan dukungan berkelanjutan dari lingkungan sekitar siswa, baik guru maupun orang tua, untuk mendorong siswa memilah sampah organik dan anorganik guna meningkatkan kepedulian lingkungan di SD Kartika IX-I Jember.

Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa tentang perbedaan sampah organik dan anorganik serta cara pengelolaannya setelah mengikuti kegiatan sosialisasi.Selain itu, terdapat perubahan positif dalam sikap dan perilaku siswa terhadap kepedulian lingkungan.Namun, penelitian ini masih memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan oleh penelitian selanjutnya.Meskipun sebagian besar siswa telah memiliki tempat sampah di kelas mereka, masih terdapat kekurangan tempat sampah khusus untuk sampah organik dan anorganik di lingkungan sekolah.Hal ini menjadi hambatan bagi siswa untuk mempraktikkan pemilahan sampah secara konsisten.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya perlu fokus pada penyediaan fasilitas pemilahan sampah yang memadai di sekolah.Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai konsep reuse (penggunaan kembali) masih rendah.Penelitian selanjutnya dapat memperdalam materi ini dalam sosialisasi, dengan memberikan contoh dan praktek langsung yang lebih jelas tentang bagaimana reuse dapat dilakukan.Penelitian ini hanya mengevaluasi pemahaman siswa dalam jangka pendek setelah kegiatan sosialisasi.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari sosialisasi ini terhadap perilaku dan kebiasaan siswa dalam pemilahan sampah.Evaluasi berkala dapat dilakukan untuk memastikan bahwa perubahan positif dalam perilaku siswa dapat bertahan dalam jangka panjang.Penelitian ini fokus pada siswa sekolah dasar, namun untuk memastikan keberhasilan program pemilahan sampah, keterlibatan komunitas sekitar seperti orang tua dan masyarakat perlu ditingkatkan.Penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi cara-cara untuk melibatkan komunitas dalam program ini, seperti melalui kampanye kesadaran lingkungan yang lebih luas.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penyediaan fasilitas pemilahan sampah yang memadai di sekolah. Selain itu, perlu dilakukan penguatan materi tentang konsep reuse sampah dengan memberikan contoh dan praktek langsung yang lebih jelas. Penelitian selanjutnya juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari sosialisasi ini terhadap perilaku dan kebiasaan siswa dalam pemilahan sampah. Selain itu, penting untuk melibatkan komunitas sekitar, seperti orang tua dan masyarakat, dalam program pemilahan sampah melalui kampanye kesadaran lingkungan yang lebih luas.

Read online
File size952.7 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test