UMTUMT
REPLIKREPLIKPenelitian ini menganalisis tanggung jawab pidana pelaku kekerasan geng yang mengakibatkan anak menjadi korban, dengan studi kasus Putusan Nomor 2784/Pid.B/2021/PN Mdn. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengungkapkan bahwa tindak pidana kekerasan terhadap anak terjadi dalam konteks kekerasan geng antara pemuda. Analisis putusan pengadilan menunjukkan bahwa terdakwa terbukti melakukan kekerasan fisik yang menyebabkan cedera pada korban anak. Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan dijatuhi hukuman penjara. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penegakan hukum yang efektif dalam kasus kekerasan terhadap anak dan kebutuhan perlindungan hukum yang komprehensif bagi korban.
Regulasi hukum terkait kejahatan pengeroyokan terhadap anak di Indonesia diatur secara komprehensif melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan penekanan pada peningkatan hukuman bagi pelaku dan perlindungan korban anak, tetapi dalam implementasinya seperti yang terlihat dalam Putusan Nomor 2784/Pid.B/2021/PN Mdn, masih ada tantangan dalam menerapkan prinsip proporsionalitas hukuman, di mana faktor gradasi keterlibatan pelaku, konteks kejadian, dan pendekatan keadilan restoratif belum sepenuhnya dipertimbangkan dalam pertimbangan hakim, sehingga vonis dua tahun penjara untuk terdakwa Fadli Asyzari dapat dilihat sebagai kurang memperhatikan diferensiasi tanggung jawab pidana meskipun mengacu pada ketentuan Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak.Reformasi diperlukan dalam praktik sidang pengadilan dalam kasus penganiayaan anak dengan memberikan perhatian lebih pada prinsip diferensiasi tanggung jawab pidana, proporsionalitas hukuman berdasarkan tingkat keterlibatan pelaku, konteks kejadian sebagai pertimbangan meringankan tanpa mengurangi komitmen terhadap perlindungan anak, dan penerapan pendekatan keadilan restoratif yang lebih kuat, di mana hakim perlu mengembangkan parameter yang lebih dapat diukur dalam menilai faktor-faktor perberat dan peringan untuk menghasilkan keputusan yang mencerminkan keadilan substansial dengan mempertimbangkan aspek psikologis dan sosiologis perilaku manusia dalam situasi konflik, sambil mempertahankan komitmen terhadap perlindungan dan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama dalam sistem hukum Indonesia.
Untuk meningkatkan perlindungan anak dari pengeroyokan dan bentuk kekerasan lainnya, disarankan untuk mengembangkan pendekatan keadilan restoratif yang lebih kuat dalam sistem peradilan pidana anak. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan keterlibatan psikolog dan pekerja sosial dalam proses hukum, serta menyediakan layanan pemulihan psikologis dan sosial bagi korban. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan konteks kejadian dan tingkat keterlibatan pelaku dalam menentukan hukuman yang proporsional. Reformasi dalam praktik sidang pengadilan juga diperlukan untuk memastikan bahwa prinsip diferensiasi tanggung jawab pidana dan perlindungan anak menjadi prioritas utama dalam sistem hukum Indonesia.
| File size | 256.28 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UKSWUKSW Dampak kegiatan mencakup peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. Kegiatan pengabdian masyarakatDampak kegiatan mencakup peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. Kegiatan pengabdian masyarakat
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisa bentuk perlindungan hukum kepada anak dari praktik kekerasan dalam pola asuh masyarakat adat Manggarai,Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisa bentuk perlindungan hukum kepada anak dari praktik kekerasan dalam pola asuh masyarakat adat Manggarai,
STAI MIFDASTAI MIFDA Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan naratif-integratif, mengkaji sumber primer berupaMetode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan naratif-integratif, mengkaji sumber primer berupa
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Dengan memanfaatkan teknologi digital, menciptakan pengaturan pengasuhan kolaboratif, dan menjaga kehadiran orang tua yang konsisten, pengasuhan jarakDengan memanfaatkan teknologi digital, menciptakan pengaturan pengasuhan kolaboratif, dan menjaga kehadiran orang tua yang konsisten, pengasuhan jarak
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini menggunakan metode library research untuk mengevaluasi dampak pandemi terhadap anak, peran zakat dalam mendukung pendidikan anak yatim piatu,Penelitian ini menggunakan metode library research untuk mengevaluasi dampak pandemi terhadap anak, peran zakat dalam mendukung pendidikan anak yatim piatu,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO 3) Status kepemilikan Emas virtual ditinjau fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 tentang Jual Beli Emas tidak tunai di aplikasi Shopee hukumnya boleh3) Status kepemilikan Emas virtual ditinjau fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 tentang Jual Beli Emas tidak tunai di aplikasi Shopee hukumnya boleh
UnnasUnnas Metode kualitatif dengan wawancara dan observasi menunjukkan bahwa pelayanan pernikahan anak telah terstruktur, determinasi ditopang dorongan kuat dariMetode kualitatif dengan wawancara dan observasi menunjukkan bahwa pelayanan pernikahan anak telah terstruktur, determinasi ditopang dorongan kuat dari
UMAUMA 23 Tahun 2002. Namun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera.23 Tahun 2002. Namun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera.
Useful /
PELITANUSAPELITANUSA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam pembuatan gerabah, mengidentifikasi konsep-konsep geometri yang terkandungPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam pembuatan gerabah, mengidentifikasi konsep-konsep geometri yang terkandung
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Total ayat yang terMansūkh tidak diperinci secara jelas, hanya mencantumkan beberapa contoh ayat. Sedangkan dalam kitab Al- Itqān mencerminkan upayaTotal ayat yang terMansūkh tidak diperinci secara jelas, hanya mencantumkan beberapa contoh ayat. Sedangkan dalam kitab Al- Itqān mencerminkan upaya
UMTUMT Dengan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen laporan resmi dari PBB, ICRC, dan LSM internasional, berbagai pelanggaran norma‑norma IHL diidentifikasi,Dengan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen laporan resmi dari PBB, ICRC, dan LSM internasional, berbagai pelanggaran norma‑norma IHL diidentifikasi,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO This study was designed using a descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation and interviews. The participants in thisThis study was designed using a descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation and interviews. The participants in this