NASKAHACEHNASKAHACEH

Jurnal Pengabdian BangsaJurnal Pengabdian Bangsa

Populasi yang tinggal di daerah rawan banjir akan mengalami banjir berulang. Banjir berulang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan individu. Penanganan dampak psikologis banjir, khususnya kecemasan, dilakukan melalui intervensi khusus berupa bantuan psikososial pasca-banjir. Kegiatan pelayanan masyarakat yang dilaksanakan bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir serta cara mengatasi kecemasan yang timbul. Metode yang digunakan meliputi pemberian edukasi kesehatan dan demonstrasi, diikuti evaluasi dengan membandingkan nilai pre‑test dan post‑test menggunakan kuesioner. Kegiatan ini dilaksanakan pada Maret 2024 dan diikuti oleh 19 peserta. Hasil pelayanan masyarakat menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada nilai rata‑rata pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi Kesiapsiagaan Bencana, serta peserta mampu mengatasi kecemasan dengan teknik meditasi pernapasan. Bantuan psikososial pasca‑banjir perlu dilaksanakan sebagai upaya promotif dan preventif bagi komunitas di lingkungan rawa yang berpotensi mengalami banjir berulang.

Bantuan psikososial dilakukan dengan memberikan edukasi kesehatan mengenai kesiapsiagaan bencana serta pelatihan meditasi pernapasan untuk mengatasi kecemasan setelah bencana banjir.Terdapat perbedaan signifikan pada nilai rata‑rata pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesiapsiagaan bencana.Peserta mampu mempraktikkan teknik meditasi pernapasan guna mengatasi kecemasan pasca‑bencana banjir.

Penelitian lanjutan dapat meneliti efek jangka panjang dari kombinasi edukasi kesiapsiagaan bencana dan latihan meditasi pernapasan terhadap tingkat kecemasan anak-anak di daerah rawan banjir selama periode satu tahun, dengan menggunakan desain panel longitudinal. Selanjutnya, dapat dibandingkan efektivitas berbagai intervensi psikososial, seperti mindfulness, terapi bermain, dan meditasi pernapasan, untuk menentukan pendekatan paling efektif dalam mengurangi kecemasan pada anak-anak pasca‑bencana. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran partisipasi komunitas dan keterlibatan orang tua dalam memperkuat keberlanjutan program bantuan psikososial pasca‑banjir, termasuk analisis faktor-faktor sosial yang mempengaruhi adopsi dan retensi teknik coping. Dengan mengintegrasikan ketiga fokus tersebut, diharapkan dapat menghasilkan model intervensi yang lebih komprehensif dan adaptif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat rawan banjir.

  1. Flooding and Mental Health: A Systematic Mapping Review | PLOS One. flooding mental health systematic... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0119929Flooding and Mental Health A Systematic Mapping Review PLOS One flooding mental health systematic journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0119929
  2. SOCIALIZATION OF MENTAL RECOVERY AND MOTIVATION FOR CHILDREN IN KUNING I VILLAGE: A HOLISTIC APPROACH... doi.org/10.61992/jpb.v3i2.169SOCIALIZATION OF MENTAL RECOVERY AND MOTIVATION FOR CHILDREN IN KUNING I VILLAGE A HOLISTIC APPROACH doi 10 61992 jpb v3i2 169
Read online
File size560.39 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test