UNIPMAUNIPMA

Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUNJurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUN

Aspergillus niger adalah mikroorganisme yang dapat menghasilkan enzim selulase. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi inokulum dan lama inkubasi terhadap aktivitas enzim selulase dari Aspergillus niger. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan rancangan acak lengkap (CRD) dua faktorial. Perlakuan penelitian meliputi konsentrasi inokulum yang berbeda (K1, K2, K3) dan lama inkubasi (T1, T2, T3). Data diambil dari tingkat glukosa aktivitas enzim selulase menggunakan metode Nelson Somogyi. Analisis data menggunakan ANOVA dua jalur dengan tingkat signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji Honestly Significant Difference (HSD). Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara konsentrasi inokulum dan lama inkubasi terhadap aktivitas selulolitik dari Aspergillus niger. Tingkat glukosa tertinggi diperoleh pada perlakuan K3T1 (konsentrasi 20% dan lama inkubasi 5 hari) dengan 0,072%.

Perbedaan konsentrasi inokulum dan lama inkubasi berpengaruh pada aktivitas enzim selulase dari kapang Aspergillus niger dengan substrat jerami.Rata-rata kadar glukosa tertinggi adalah 0,072% pada perlakuan konsentrasi inokulum 20% dan lama inkubasi 5 hari (K3T1), sedangkan rerata kadar glukosa terendah adalah 0,016% pada perlakuan konsentrasi 20% lama inkubasi 7 hari (K3T2).Konsentrasi inokulum dan lama inkubasi mempengaruhi kadar glukosa enzim selulase.Konsentrasi inokulum 20% cukup optimum untuk menghasilkan enzim selulase dengan aktivitas tertinggi.Lama inkubasi 5 hari menunjukkan enzim selulase bekerja secara optimal dalam menghidrolisis substrat selulosa menjadi glukosa.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan optimasi kondisi fermentasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti suhu, pH, dan nutrisi. Selain itu, studi tentang mekanisme kerja enzim selulase dan interaksinya dengan substrat selulosa juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian tentang aplikasi enzim selulase dalam industri, seperti dalam produksi bioetanol atau bahan baku tekstil, dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan teknologi hijau.

Read online
File size108.7 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test