SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIKJURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK

Perkembangan teknologi sangat pesat, bahkan sudah memasukin ranah mikro. Mikrokontroler sudah menjadi hal yang wajar bagi masyarakat, dan kemudahan mendapatkannya menjadi nilai tambah bagi teknologi semakin dipermudah dengan adanya perkembangan sistem pemantauan dan teknologi untuk pengontrolan, ialah dengan menggunakan mikrokontroler. Mikrokontroler dapat digunakan untuk memantau kondisi kelembaban tanah dengan bantuan sensor tanah YL-69. Sistem yang dibangun mikrokontroler dengan sensor dapat diarahkan menuju IoT dengan menggunakan server cloud ubidots. Data hasil dari sensor yaitu berupa nilai kelembaban tanah pada tanaman akan diproses oleh mikrokontroler yang kemudian dikirim ke server cloud tersebut. Dengan cara tersebut, data sensor dapat dilihat secara realtime dan dapat diakses dimanapan asalkan terhubung dengan internet.

Berdasarkan pembahasan yang sudah dijelaskan sebelumnya maka kesimpulan yang dapat diambil sebagai berikut.Telah berhasil membuat alat untuk memonitor kelembaban tanah pada tanaman menggunakan sensor YL-69 dan server cloud ubidots.Data hasil sensor dikirim ke server ubidots melalui mikrokontroler nodemcu esp8266 yang sudah terhubung dengan internet.Server cloud ubidots dapat menampilkan data sensor secara realtime dan database-nya dapat dikirim melalui email.Fitur peringatan pada ubidots sangat membantu pengguna agar dapat segera mengambil tindakan pada tanamannya.Peringatan dapat dikirim melalui email, sms, dan telegram.Kisaran kelembaban sensor YL-69 ialah 0-1023, semakin lembab maka nilainya akan semakin kecil.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem monitoring kelembaban tanah yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur baru. Misalnya, sistem dapat dilengkapi dengan kemampuan untuk menganalisis data kelembaban tanah secara lebih detail, seperti mengidentifikasi pola-pola tertentu atau tren dalam perubahan kelembaban tanah. Selain itu, sistem dapat diintegrasikan dengan sistem irigasi otomatis, sehingga dapat memberikan rekomendasi atau bahkan mengontrol penyiraman tanaman secara otomatis berdasarkan data kelembaban tanah yang dipantau. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu petani atau pemilik tanaman dalam mengelola air secara lebih efisien dan optimal.

Read online
File size449.31 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test