STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI

Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT)Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT)

Kewirausahaan pemuda adalah suatu konsep yang mengacu pada kegiatan wirausaha yang dilakukan oleh para pemuda atau generasi muda. Dengan itu, beberapa konsep penting dalam kewirausahaan yang menjadi fokus dalam pengembangan inkubator bisnis desa yaitu 8P yaitu Place (lokasi), People (tenaga kerja), Process (proses), Partnership (kemitraan), Profit (keuntungan), Promotion (penawaran), Product (produk), dan Price (harga). Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pengetahuan dan bimbingan kepada kelompok pemuda di RT 013 Kel. Lubuk Gaung Kec. Sungai Sembilan, agar kelompok pemuda mempunyai pengetahuan mengenai prinsip dan pengembangan bisnis bagi mendorong kewirausahaan pemuda. Dalam mencapai pengembangan bisnis ini pula pemuda membutuhkan mentor dan pendamping bisnis yang dapat membantu mereka dalam menjalankan bisnis. Inkubator bisnis perlu menyediakan mentor dan pendamping bisnis yang berkualitas dan dapat membantu para pemuda dalam mengembangkan bisnis mereka. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai salah satu peran aktif dosen untuk terjun ke masyarakat dalam mendharm ಅನಗ್ಯೂಕರಣೆಯ Früß keh ţ知演.

Pertumbuhan penduduk yang diiringi dengan pertambahan angkatan kerja telah menimbulkan masalah tersendiri.Dengan adanya ketidakseimbangan jumlah penduduk yang terus bertambah hingga menumpuk pada usia produktif dan peningkatan jumlah angkatan kerja tanpa diikuti dengan penyediaan lapangan kerja akan mengakibatkanաճառ.Semangat inovasi serta penguasaan teknologi terus dipacu demi pertumbuhan dan pengembangan usaha yang berkelanjutan yang menghasilkan produk-produk yang bermutu dan bernilai tambah tinggi.

Meneliti apakah pelatihan PKM dapat mengurangi tingkat pengangguran jangka panjang di RT 013 dengan melacak partisipan selama setahun menggunakan survei kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Membandingkan dua pendekatan PKM—pendekatan berbasis pengetahuan dan pendekatan berbasis pemberian modal mikro—dalam meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha pemuda melalui analisis regresi sederhana. Mengevaluasi kontribusi teknologi digital (aplikasi mobile, media sosial, e-commerce) dalam memperluas pasar dan skalabilitas usaha yang dibangun oleh pemuda setelah mengikuti PKM. Menilai peran mentor dan pendamping bisnis dalam keberhasilan usaha, dengan mengukur kepuasan peserta dan tingkat keberlanjutan usaha secara periodik. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi praktik bisnis 8P di kalangan pemuda, menggunakan metode analisis faktor. Membandingkan efektivitas PKM di RT 013 dengan skala lebih luas (kecamatan atau kota) untuk melihat keberlanjutan pelaksanaan program. Mengembangkan instrumen evaluasi dampak sosial, termasuk peningkatan keterampilan, kewirausahaan, dan kualitas hidup partisipan. Mempertimbangkan integrasi PKM dengan pelatihan STEM untuk memperkaya skillset pemuda dan meningkatkan daya saing usaha. Menetapkan rekomendasi kebijakan publik untuk meningkatkan dukungan pendanaan dan inkubasi bagi PKM berbasis komunitas.

Read online
File size134.26 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test