UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG

Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan finansial usaha budidaya ikan air tawar pada POKDAKAN Kampung Bengkuring Karya dan Rundan Ali Sejahtera di Kota Samarinda, mengetahui perbandingan tingkat kelayakan antara usaha budidaya dengan sistem monokultur dan sistem polikultur, dan mengetahui faktor penghambat bagi pembudidaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022 hingga Juli 2023 di Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda. Sampel berjumlah 8 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha budidaya ikan sistem monokultur (ikan nila) layak secara finansial dengan nilai NPV: Rp 34.508.119, IRR: 99%, Net B/C Ratio: 4,80, PP: 1,246. Usaha budidaya ikan sistem polikultur (ikan nila dan lele) layak secara finansial dengan nilai NPV: Rp 51.952.582, IRR: 148%, Net B/C Ratio: 6,59, PP: 0,759. Usaha budidaya ikan sistem polikultur (ikan nila dan patin) layak secara finansial dengan nilai NPV: Rp 93.323.273, IRR: 198%, Net B/C Ratio: 9,16, PP: 0,546. Pola polikultur (ikan nila dan patin) menghasilkan kelayakan finansial paling baik. Kendala yang dihadapi pembudidaya ikan pada 2 POKDAKAN ini yaitu faktor alam, pertumbuhan ikan yang lambat, pakan yang mahal, dan keaktifan anggota.

Usaha budidaya ikan nila, lele, dan patin pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) di Kelurahan Sempaja Timur Kota Samarinda layak secara finansial dengan nilai NPV, IRR, Net B/C Ratio, dan PP yang berbeda untuk masing‑masing sistem.sistem polikultur (ikan nila dan patin) menunjukkan tingkat kelayakan finansial paling tinggi.kendala utama yang dihadapi meliputi faktor alam, pertumbuhan ikan yang lambat, pakan yang mahal, dan keaktifan anggota.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) pengembangan dan evaluasi pakan alternatif berbasis bahan lokal dengan biaya rendah untuk meningkatkan profitabilitas budidaya ikan pada POKDAKAN, sehingga dapat mengurangi beban biaya pakan yang tinggi; (2) analisis hubungan antara tingkat keaktifan anggota kelompok dan hasil finansial usaha budidaya, dengan membandingkan kinerja sistem monokultur dan polikultur pada kelompok dengan partisipasi berbeda, untuk memahami pengaruh dinamika sosial terhadap kelayakan ekonomi; (3) studi dampak variabilitas faktor alam, terutama perubahan iklim dan kondisi lingkungan, terhadap pertumbuhan ikan serta profitabilitas, serta identifikasi strategi adaptif yang dapat diterapkan oleh pembudidaya untuk meminimalkan risiko. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif bagi pembuat kebijakan, penyuluh, dan anggota kelompok dalam meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya ikan di wilayah Sempaja Timur.

Read online
File size204.5 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test