AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA

JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)

Paket Pelayanan Awal (PPAM) Kesehatan Reproduksi pada Situasi Darurat Bencana adalah intervensi bencana kritis yang membutuhkan kesiapan kognitif dan psikomotorik yang kuat dari mahasiswa kebidanan. Namun, pendidikan tradisional seringkali gagal mereplikasi dinamika bencana dunia nyata yang kacau. Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi modul MISP Kesehatan Reproduksi berbasis simulasi lapangan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kebidanan tingkat akhir. Pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang dipandu oleh kerangka ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) digunakan dalam fase implementasi dengan desain kelompok kontrol pre-post test quasi-eksperimental. Enam puluh mahasiswa kebidanan tingkat akhir dibagi secara merata menjadi kelompok intervensi (modul baru dengan simulasi lapangan) dan kelompok kontrol (modul konvensional dengan kuliah tradisional). Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan daftar pemeriksaan OSCE berbasis simulasi, kemudian dianalisis menggunakan Uji-t Berpasangan dan Uji-t Independen. Fase pengembangan menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi, dengan ahli materi dan media yang memvalidasi modul pada 92% dan 88% masing-masing. Pasca implementasi, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor rata-rata untuk pengetahuan (p < 0,001) dan keterampilan (p < 0,001). Selain itu, analisis komparatif mengungkapkan bahwa kelompok intervensi mencapai skor yang jauh lebih tinggi dalam koordinasi tim dan eksekusi lapangan taktis daripada kelompok kontrol. Kesimpulannya, modul MISP Kesehatan Reproduksi berbasis simulasi lapangan ini valid, efektif, dan sangat layak untuk meningkatkan kompetensi kesiapsiagaan bencana yang penting bagi profesional kebidanan di masa depan.

Penelitian ini berhasil memvalidasi hipotesis bahwa kerangka belajar berbasis pengalaman secara signifikan mempercepat pemahaman teoritis dan kesiapan psikomotorik mengenai Paket Pelayanan Awal (PPAM) Kesehatan Reproduksi bagi mahasiswa kebidanan tingkat akhir.Melalui penerapan struktural kerangka ADDIE, penelitian ini mengembangkan modul instruksional berbasis simulasi lapangan yang diverifikasi oleh panel ahli independen sebagai sangat valid dan layak secara instruksional.Pengujian lapangan empiris secara meyakinkan menunjukkan bahwa integrasi modul ini dengan simulasi taktis outdoor menghasilkan hasil pedagogis yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan model kelas konvensional yang berbasis konsep.Data kuantitatif mengonfirmasi peningkatan yang signifikan, secara statistik, dalam retensi pengetahuan kognitif (89,4 ± 4,8.p < 0,001) dan keterampilan eksekusi psikomotorik (91,2 ± 3,9.Pendekatan simulasi lapangan ini menjembatani kesenjangan yang lama antara instruksi dan dinamika bencana dunia nyata, memungkinkan mahasiswa untuk mengelola triase maternal yang cepat, menjaga privasi klinis dalam tempat penampungan darurat, dan mengkoordinasikan logistik yang kompleks di bawah tekanan.Modul yang baru dirancang ini terbukti sebagai media pendidikan yang efektif, dapat diperluas, dan sangat layak.Pengadopsian kurikulum berbasis simulasi ini dalam pendidikan kebidanan sangat penting untuk mengembangkan tenaga kesehatan yang tangguh dan siap lapangan, mampu secara aktif mengurangi mortalitas maternal dan neonatal yang dapat dicegah selama fase akut kritis krisis kemanusiaan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multi-pusat yang dikendalikan secara acak di berbagai wilayah geografis untuk mengonfirmasi validitas eksternal modul. Pelacakan longitudinal terhadap penurunan tingkat kompetensi respons bencana selama interval enam bulan atau lebih akan membantu menetapkan jadwal optimal untuk pelatihan penyegaran. Selain itu, iterasi modul yang akan datang harus mengintegrasikan teknologi imersif biaya rendah yang muncul, seperti realitas virtual hibrida atau lapisan realitas augmented field, untuk meningkatkan realisme skenario triase darurat tanpa biaya logistik yang prohibitif.

  1. Vol. 12 No. 02 (2022): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Universitas... doi.org/10.33221/jiki.v12i02Vol 12 No 02 2022 Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Indonesian Midwifery Scientific Journal Universitas doi 10 33221 jiki v12i02
Read online
File size202.1 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test