UNPADUNPAD

Focus : Jurnal Pekerjaan SosialFocus : Jurnal Pekerjaan Sosial

Penelitian ini membahas mengenai etos kerja buruh pabrik pedesaan. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk melihat bagaimana etos kerja buruh pabrik di Desa Warugunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang yang hidup berada dibawah ambang kemiskinan dalam memaknai dan mengalokasikan pendapatannya sebagai upaya untuk mensejahterakan keluarga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori etika protestan dari Max Weber. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi non terstruktur, dan partisipatoris, wawancara dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa etos kerja di Desa Warugunung dilatarbelakangi adanya motivasi untuk mengumpulkan uang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa sekarang dan di masa depan, sebagai bentuk realiasi dari motivasi dan tujuan tersebut terdapat aksi berupa tindakan bekerja agar memperoleh pendapatan yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa sekarang dan tabungan di masa depan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa industrialisasi tidak signifikan mampu meningkatkan kesejahteraan para buruh pabrik di desa dikarenakan mereka berorientasi pada tabungan masa depan, bukan kebutuhan saat ini. Sehingga, diperlukan suatu kajian program yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara lebih baik.

Etos kerja buruh pabrik di Desa Warugunung didorong oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidup.Mereka lebih memprioritaskan tabungan masa depan daripada pemenuhan kebutuhan pokok saat ini, sehingga kesejahteraan harian tetap kurang memadai.Alokasi pendapatan yang tidak optimal membuat buruh tetap hidup di bawah ambang kemiskinan meskipun mengumpulkan dana untuk generasi penerus.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh program pengembangan keahlian kerja bagi buruh pabrik pelokotoran di Desa Warugunung terhadap peningkatan pendapatan dan pengalokasian dana untuk kebutuhan harian. Kajian tentang dampak kebijakan pendapatan minimum (UMR) yang disesuaikan dengan biaya hidup lokal pada stabilitas ekonomi keluarga buruh juga penting untuk dipahami. Selain itu, studi kuantitatif mengenai hubungan antara tingkat pendidikan anak buruh dan akses pendidikan formal dapat membantu merumuskan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif untuk memecahkan masalah kemiskinan struktural di kalangan industri pedesaan.

  1. INDUSTRIALISASI DAN KEMISKINAN: SEBUAH POTRET ETOS KERJA DAN KESEJAHTERAAN BURUH PABRIK DI DESA WARUGUNUNG... doi.org/10.24198/focus.v7i2.58434INDUSTRIALISASI DAN KEMISKINAN SEBUAH POTRET ETOS KERJA DAN KESEJAHTERAAN BURUH PABRIK DI DESA WARUGUNUNG doi 10 24198 focus v7i2 58434
Read online
File size203.06 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test