AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA

JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)

Masalah yang sering dihadapi oleh lansia dalam kondisi fisik yang melemah, menghasilkan penyakit degeneratif seperti artritis atau osteoartritis. Osteoartritis memerlukan penanganan yang tepat untuk meredakan nyeri pada sendi. Pada osteoartritis ini, teknik yang tepat akan diterapkan, yaitu non‑farmakologis dengan gerakan Range of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh intervensi ROM terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan osteoartritis di wilayah Pusat Kesehatan Masyarakat Jatirahayu, Bekasi. Metode: Populasi studi ini terdiri dari 37 lansia, dengan sampel sebanyak 10 responden. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuasi Eksperimental dengan pendekatan satu grup pre‑test post‑test. Hasil: Analisis menggunakan Paired Sample T‑Test menunjukkan rata‑rata 3,60000, standar deviasi 0,96609, dan nilai signifikansi (P Value) 0,000 (<0,05), yang menyimpulkan adanya pengaruh yang signifikan antara penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi ROM. Kesimpulan: Intervensi ROM terbukti efektif dalam mengurangi skala nyeri pada responden.

Sebagian besar peserta lansia dengan osteoartritis dalam penelitian ini adalah perempuan berusia 60‑75 tahun, dengan tingkat pendidikan menengah atas (SMA) dan sarjana.Sebelum intervensi ROM, 10 % responden mengalami nyeri sedang dan 90 % nyeri berat, sedangkan setelah intervensi, 30 % tidak merasakan nyeri, 60 % nyeri ringan, dan 10 % nyeri sedang.Uji t berpasangan menunjukkan nilai rata‑rata 3,60000, standar deviasi 0,96609, dan nilai P = 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa intervensi ROM secara signifikan mengurangi tingkat nyeri pada lansia dengan osteoartritis.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah kombinasi intervensi Range of Motion (ROM) dengan terapi farmakologis memberikan efek sinergis yang lebih signifikan dalam mengurangi nyeri osteoartritis pada lansia, dibandingkan penggunaan ROM saja. Selanjutnya, diperlukan studi kohort jangka panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan manfaat ROM terhadap fungsi fisik dan kualitas hidup serta kemungkinan penurunan kejadian jatuh pada populasi lansia selama setidaknya satu tahun. Terakhir, penelitian eksperimental dengan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk kelompok usia lebih tua (≥ 75 tahun) dan kondisi komorbiditas, dapat memperluas generalisasi temuan serta mengidentifikasi faktor‑faktor prediktif respons terhadap latihan ROM, seperti tingkat aktivitas sebelumnya atau status nutrisi. Selain itu, eksplorasi penggunaan teknologi pendukung seperti aplikasi mobile atau perangkat sensor untuk memantau intensitas dan kepatuhan latihan ROM dapat memberikan data objektif yang meningkatkan efektivitas program rehabilitasi.

  1. DOI Name 10.31849 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 43z crossref email support... Doi.Org/10.31849DOI Name 10 31849 Values doi name values index type timestamp data hs serv 43z crossref email support Doi Org 10 31849
  2. Jurnal Keperawatan Bunda Delima. jurnal keperawatan bunda delima navigasi isi bilah penelitian kesehatan... journal.bundadelima.ac.id/Index.Php/Jkbdhttps:/Doi.Org/10.590 30/Jkbd..V6i1Jurnal Keperawatan Bunda Delima jurnal keperawatan bunda delima navigasi isi bilah penelitian kesehatan journal bundadelima ac Index Php Jkbdhttps Doi Org 10 590 30 Jkbd V6i1
  3. DOI Name 10.52523 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref email support... Doi.Org/10.52523DOI Name 10 52523 Values doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref email support Doi Org 10 52523
  4. EFFECTIVENESS OF RANGE OF MOTION ON REDUCING PAIN LEVELS IN ELDERLY OSTEOARTHRITIS IN JATIRAHAYU COMMUNITY... doi.org/10.37430/jen.v8i1.258EFFECTIVENESS OF RANGE OF MOTION ON REDUCING PAIN LEVELS IN ELDERLY OSTEOARTHRITIS IN JATIRAHAYU COMMUNITY doi 10 37430 jen v8i1 258
Read online
File size174.18 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test