POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA
gema kesehatangema kesehatanMalaria adalah penyakit akut atau kronis yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang menyebabkan demam, anemia, dan splenomegali. Hiperlisis sel darah merah yang terjadi pada pasien malaria menyebabkan anemia. Tujuan penelitian ini adalah mengamati ukuran, warna, dan bentuk eritrosit penderita malaria. Penelitian ini merupakan studi deskriptif cross‑sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Hamadi dan Laboratorium Mikrobiologi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jayapura. Sebanyak 100 sampel dipilih secara accidental sampling untuk pemeriksaan malaria. Sampel darah diambil melalui pembuluh darah kapiler dan dibuat sediaan darah tebal dan tipis dengan pewarnaan Giemsa 3%. Hasil penelitian menunjukkan 48 pasien positif malaria dengan jenis parasit antara lain Plasmodium vivax (42%), Plasmodium (19%). falcifarum. Pemeriksaan morfologi eritrosit dari 48 sampel positif malaria memperlihatkan 46 sampel (96%) memiliki ukuran normositer, 40 sampel (83%) berwarna hipokrom, dan sebagian besar berbentuk akantosit (59%) dan sel target (31%). Hasil penelitian menyiratkan bahwa penderita malaria di Puskesmas Hamadi sebagian besar mengalami perubahan morfologi eritrosit pada warna (hipokrom) dan bentuk (akantosit dan sel target), namun tidak pada ukurannya. Perubahan bentuk eritrosit (akantosit dan sel target) mungkin terkait dengan kondisi kesehatan lain atau komplikasi yang mungkin terjadi.
Kasus malaria di Puskesmas Hamadi, Jayapura, didominasi oleh P.Umumnya, penderita malaria di Puskesmas tersebut mengalami perubahan pada morfologi eritrosit, utamanya pada parameter warna dan bentuk eritrosit, sedangkan ukuran eritrosit tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan.
Sebuah penelitian lanjutan dapat menguji pertanyaan berikut: pertama, bagaimana nilai retikulosit dan indikator hemostasis berubah pada pasien malaria, serta apakah kedua parameter tersebut dapat menjadi penanda dini komplikasi hematologis? Kedua, apakah terdapat hubungan kuantitatif antara morfologi eritrosit yang tidak normal—seperti akantosit dan sel target—dengan tingkat keparahan anemia serta faktor metabolik lain yang mungkin mempengaruhi? Ketiga, bagaimana evolusi morfologi eritrosit (ukuran, warna, bentuk) selama masa pemulihan setelah terapi antimalaria, dan apakah perubahan tersebut kembali ke kondisi normal atau meninggalkan kelainan permanen? Selain itu, analisis genetik Plasmodium pada sampel yang sama dapat mengidentifikasi strain yang berkontribusi pada perubahan eritrosit. Menjawab ketiga pertanyaan ini melalui desain kohort prospektif dengan pengukuran serial pada hari 0, 7, 14, dan 28 setelah pengobatan dapat memperluas pemahaman tentang patofisiologi malaria serta memberikan dasar bagi strategi klinis yang lebih tepat.
- Distribution of malaria parasite-derived phosphatidylcholine in the infected erythrocyte | bioRxiv. distribution... biorxiv.org/content/10.1101/2023.03.13.532364v1Distribution of malaria parasite derived phosphatidylcholine in the infected erythrocyte bioRxiv distribution biorxiv content 10 1101 2023 03 13 532364v1
- 0. pdf obj endobj extgstate procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs ks w7 vw fx... ijirem.org/DOC/60-an-analysis-of-relation-between-malaria-and-anaemia.pdf0 pdf obj endobj extgstate procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs ks w7 vw fx ijirem DOC 60 an analysis of relation between malaria and anaemia pdf
- Haematological factors and anaemia in acute malaria: A prospective hospital-based cross-sectional observational... journals.sagepub.com/doi/10.1177/00494755221148226Haematological factors and anaemia in acute malaria A prospective hospital based cross sectional observational journals sagepub doi 10 1177 00494755221148226
- gema kesehatan. gambaran morfologi eritrosit penderita malaria puskesmas hamadi jayapura papua gema kesehatan... doi.org/10.47539/gk.v16i1.440gema kesehatan gambaran morfologi eritrosit penderita malaria puskesmas hamadi jayapura papua gema kesehatan doi 10 47539 gk v16i1 440
- Plasmodium malariae Infection Associated with a High Burden of Anemia: A Hospital-Based Surveillance... journals.plos.org/plosntds/article?id=10.1371/journal.pntd.0004195Plasmodium malariae Infection Associated with a High Burden of Anemia A Hospital Based Surveillance journals plos plosntds article id 10 1371 journal pntd 0004195
| File size | 434.44 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2025 di Laboratorium Biokimia D-III Analis Kesehatan Universitas Indonesia Timur. Populasi penelitian adalah seluruhPenelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2025 di Laboratorium Biokimia D-III Analis Kesehatan Universitas Indonesia Timur. Populasi penelitian adalah seluruh
MES BOGORMES BOGOR sig (p-value) sebesar 1. 803 (>0. 05), yang berarti tidak ada perbandingan signifikan antara merek A (wondfo) dan merek B (monotest) dalam mendiagnosissig (p-value) sebesar 1. 803 (>0. 05), yang berarti tidak ada perbandingan signifikan antara merek A (wondfo) dan merek B (monotest) dalam mendiagnosis
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Keberadaan mikroorganisme dalam urin menjadi indikator utama infeksi saluran kemih (ISK). ISK disebabkan oleh berbagai macam bakteri seperti EschericiaKeberadaan mikroorganisme dalam urin menjadi indikator utama infeksi saluran kemih (ISK). ISK disebabkan oleh berbagai macam bakteri seperti Eschericia
UMWUMW Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemeriksaan urine pada penderita TB paru pasca 6 bulan didapatkan Bilirubin urine didapatkah hasil normalBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemeriksaan urine pada penderita TB paru pasca 6 bulan didapatkan Bilirubin urine didapatkah hasil normal
POLITANI KOEPOLITANI KOE Hasil pengujian yang dilakukan ditemukan 6 sampel positif adanya reaksi antibodi protein non struktural terhadap virus PMK pada serum koleksi dari 150Hasil pengujian yang dilakukan ditemukan 6 sampel positif adanya reaksi antibodi protein non struktural terhadap virus PMK pada serum koleksi dari 150
POLNAMPOLNAM Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas batu bata pada dua desa yaitu desa hatu dan desa laha menggunakan pengujian sifat fisis dan mekanisPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas batu bata pada dua desa yaitu desa hatu dan desa laha menggunakan pengujian sifat fisis dan mekanis
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan hasil penelitian prototipe sistem informasi manajemen klinik di Klinik Utama Dipta dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, pelaksanaanBerdasarkan hasil penelitian prototipe sistem informasi manajemen klinik di Klinik Utama Dipta dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Sampel air yang didapat dari 6 depot. Penelitian kualitas bakteriologi air menggunakan metode Most Probable Number (MPN) yang terdiri dari test pendugaanSampel air yang didapat dari 6 depot. Penelitian kualitas bakteriologi air menggunakan metode Most Probable Number (MPN) yang terdiri dari test pendugaan
Useful /
MES BOGORMES BOGOR Penelitian ini menggunakan Penelitian Kuantitatif yang merupakan penelitian yang banyak menuntut penggunaan angka dalam penelitiannya. Data yang digunakanPenelitian ini menggunakan Penelitian Kuantitatif yang merupakan penelitian yang banyak menuntut penggunaan angka dalam penelitiannya. Data yang digunakan
UNCMUNCM PjBL memberi siswa pengalaman belajar yang bermakna melalui proyek nyata, sementara Quizizz memperkuat motivasi dan memberi umpan balik langsung. KombinasiPjBL memberi siswa pengalaman belajar yang bermakna melalui proyek nyata, sementara Quizizz memperkuat motivasi dan memberi umpan balik langsung. Kombinasi
MES BOGORMES BOGOR Pendidikan Islam memainkan peran penting dalam kemajuan dunia pendidikan dengan mengimplementasikan sistem yang holistik dan integratif. Keberhasilan lembagaPendidikan Islam memainkan peran penting dalam kemajuan dunia pendidikan dengan mengimplementasikan sistem yang holistik dan integratif. Keberhasilan lembaga
MES BOGORMES BOGOR Instrumen kepatuhan berupa kuesioner ARMS dengan dua tingkat (patuh dan tidak patuh). Kejadian kejang didapat dari wawancara pasien tentang adanya kejangInstrumen kepatuhan berupa kuesioner ARMS dengan dua tingkat (patuh dan tidak patuh). Kejadian kejang didapat dari wawancara pasien tentang adanya kejang