STIEAMMSTIEAMM

Valid: Jurnal IlmiahValid: Jurnal Ilmiah

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerbitan green sukuk terhadap pertumbuhan ekonomi dan kinerja keuangan syariah di Indonesia periode 2018-2023. Secara khusus, penelitian menguji: pengaruh green sukuk terhadap pertumbuhan ekonomi, pengaruh green sukuk terhadap kinerja keuangan syariah, pengaruh tidak langsung green sukuk terhadap kinerja keuangan syariah melalui pertumbuhan ekonomi, serta mekanisme bagaimana green sukuk memengaruhi kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory yang menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif dan holistik. Data sekunder diperoleh dari BPS, OJK, Bank Indonesia, dan DJPPR Kementerian Keuangan untuk periode 2018-2023, sedangkan data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan lima informan kunci. Populasi penelitian terdiri dari 15 lembaga keuangan syariah dan instansi pemerintah terkait green sukuk, dengan sampel kuantitatif 10 lembaga yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), sedangkan data kualitatif dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan green sukuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kinerja keuangan syariah. Selain itu, pertumbuhan ekonomi terbukti memediasi secara signifikan pengaruh green sukuk terhadap kinerja keuangan syariah. Temuan ini menegaskan bahwa green sukuk merupakan instrumen pembiayaan syariah yang efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sekaligus memperkuat kinerja sektor keuangan syariah di Indonesia.

Penerbitan green sukuk di Indonesia memiliki dampak positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (path coefficient 0,363, p=0,000) dan kinerja keuangan syariah (path coefficient 0,495, p=0,000) periode 2018-2023.Kinerja keuangan syariah memediasi hubungan ini secara parsial (indirect effect 0,461, VAF 55,96%), dengan total effect 0,824.Green sukuk mendorong pertumbuhan melalui pembiayaan proyek berkelanjutan yang meningkatkan produktivitas, lapangan kerja, ROA/ROE, dan efisiensi operasional, sekaligus selaras dengan prinsip syariah dan tujuan pembangunan berkelanjutan.Instrumen ini menjadi model pembiayaan ideal untuk ekonomi Islam inklusif dan ramah lingkungan di Indonesia.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis jangka panjang dengan periode minimal 10 tahun dan data yang lebih komprehensif dari seluruh lembaga keuangan syariah. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih robust tentang efek berkelanjutan green sukuk. Selain itu, investigasi faktor-faktor moderator seperti tingkat literasi finansial investor, kebijakan regulasi, dan tingkat pengadopsian standar ESG (Environmental, Social, Governance) akan memperkaya pemahaman tentang kondisi yang memfasilitasi efektivitas green sukuk. Perbandingan internasional tentang efektivitas green sukuk di berbagai negara dengan konteks ekonomi dan regulasi berbeda juga akan memberikan insight tentang transferability hasil penelitian. Analisis dampak lingkungan (environmental impact assessment) dari proyek-proyek yang didanai melalui green sukuk akan menunjukkan kontribusi konkret terhadap pencapaian target pengurangan emisi karbon dan sustainable development goals (SDGs). Studi longitudinal dengan teknik panel data dinamis dapat menguji efek lag dan time-varying relationships yang lebih sophisticated.

Read online
File size441.38 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test