STIK SAMSTIK SAM

Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan KesehatanJurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan

Daun kemangi, yang secara ilmiah dikenal dengan nama Ocimum sanctum L., merupakan tanaman obat umum digunakan oleh masyarakat karena kandungan senyawa kimia metabolit sekundernya yang melimpah. Salah satu di antaranya adalah flavonoid, metabolit sekunder yang ditemukan dalam daun kemangi, yang memiliki sifat antioksidan. Kuersetin yang merupakan senyawa flavonoid menunjukkan sifat biologis yang berharga di luar efek antioksidannya, termasuk aktivitas antibakteri, antikanker, antivirus, dan antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan penetapan kadar kuersetin yang terkandung dalam ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L) secara spektrofotometri UV-Vis, yang telah tervalidasi. Daun kemangi dimaserasi dengan etanol 70%. Ekstrak kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator. Selanjutnya dilakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi metabolit sekunder pada ekstrak, dilanjutkan dengan kuantifikasi spektrofotometri UV-Vis. Berdasarkan hasil uji dapat diketahui bahwa analisis kadar kuersetin secara spektrofotometri UV-Vis tervalidasi pada semua parameter yang memenuhi persyaratan. Hubungan yang signifikan ditunjukkan dengan uji linieritas koefisien korelasi (r) sebesar 0,9963. Hasil ini menunjukkan spesifisitas yang baik, dengan akurasi pengujian berkisar antara 90% hingga 107%, yaitu 103,9%. Selain itu, uji presisi menunjukkan nilai %RSD kurang dari 2%. Ekstrak etanol daun kemangi mempunyai kadar kuersetin rata-rata sebesar 10,811% b/b.

Kadar kuersetin dalam ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dapat diukur dengan spektrofotometri UV-Vis yang tervalidasi dengan parameter linearitas, spesifisitas, akurasi, dan presisi.Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti potensi aktivitas biologis ekstrak etanol daun kemangi yang kaya kuersetin, seperti uji antibakteri, antikanker, atau antiinflamasi, untuk menentukan sejauh mana senyawa tersebut dapat berkontribusi pada terapi obat modern serta mengevaluasi dosis efektif dan toksisitasnya. Selain itu, diperlukan perbandingan efisiensi ekstraksi kuersetin menggunakan berbagai pelarut (misalnya metanol, air) atau teknik modern seperti ekstraksi ultrasonik dan mikrogelombang, guna mengoptimalkan rendemen, mempercepat proses, dan meminimalkan kerusakan senyawa termolabil. Selanjutnya, pengembangan dan validasi metode kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC) untuk kuantifikasi kuersetin pada berbagai spesies Ocimum serta bahan baku dari daerah geografis yang berbeda dapat memperluas aplikasi analitis, memastikan konsistensi kualitas ekstrak, dan mendukung standar produksi skala industri.

  1. VALIDASI METODE ANALISIS KUERSETIN DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L) SECARA SPEKTROFOTOMETRI... jurnal.stiksam.ac.id/index.php/jim/article/view/780VALIDASI METODE ANALISIS KUERSETIN DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI Ocimum sanctum L SECARA SPEKTROFOTOMETRI jurnal stiksam ac index php jim article view 780
Read online
File size428.97 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test