UPBUPB
Computer Based Information System JournalComputer Based Information System JournalPenelitian ini, yang berjudul Decision Support System for Employee Salary Increase Using the TOPSIS Method Based on Web, membahas masalah kurangnya transparansi dan subjektivitas dalam penentuan kenaikan gaji karyawan di Bintang Moro. Penyesuaian gaji yang adil dan objektif penting untuk mempertahankan serta memotivasi karyawan, sekaligus memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Sistem pendukung keputusan (DSS) yang dirancang menggunakan metode TOPSIS dan diimplementasikan sebagai aplikasi berbasis web, dipilih karena mampu meranking alternatif berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal, sehingga memastikan keputusan yang objektif. Penelitian mengumpulkan data kinerja karyawan dan kenaikan gaji selama tiga bulan terakhir di Bintang Moro, kemudian memprosesnya dengan metode TOPSIS dan mengintegrasikannya ke dalam sistem berbasis web yang dikembangkan dengan PHP dan MySQL. Hasil menunjukkan bahwa DSS berbasis TOPSIS memberikan rekomendasi kenaikan gaji yang lebih objektif dan transparan, serta sistem web memudahkan manajemen dalam memantau dan mengevaluasi kinerja karyawan secara lebih efisien. Implementasi sistem ini menghasilkan keputusan gaji yang lebih adil, menciptakan lingkungan kerja yang positif, dan memberikan kontribusi praktis bagi bidang manajemen kompensasi. Sistem ini dapat dijadikan referensi untuk pengembangan sistem serupa pada konteks organisasi lainnya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan berbasis web dengan metode TOPSIS memberikan kemudahan bagi manajemen dalam menentukan kenaikan gaji secara objektif, karena menggunakan kriteria yang jelas dan terukur sehingga mengurangi subjektivitas dan bias.Sistem tersebut juga meningkatkan efisiensi proses penilaian dengan mengotomatisasi pengumpulan dan analisis data, sehingga mengurangi waktu, tenaga, dan potensi kesalahan manusia.Akibatnya, keputusan kenaikan gaji menjadi lebih adil dan transparan, mendukung motivasi serta kinerja karyawan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penambahan kriteria evaluasi kinerja yang lebih komprehensif, seperti produktivitas proyek dan umpan balik 360 derajat, untuk meningkatkan akurasi penilaian kenaikan gaji. Selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode TOPSIS dengan pendekatan multikriteria lainnya, seperti Analytic Hierarchy Process (AHP) atau Simple Additive Weighting (SAW), guna menentukan metode yang paling tepat dalam konteks organisasi yang berbeda. Selain itu, pengembangan sistem dapat diarahkan pada pembuatan aplikasi seluler yang memungkinkan manajer dan karyawan mengakses data serta hasil evaluasi secara real-time, sekaligus melakukan studi kegunaan untuk menilai penerimaan pengguna dan dampaknya terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini juga dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan perusahaan dari berbagai sektor industri dan wilayah geografis, sehingga menghasilkan temuan yang lebih generalizable dan memberikan insight tentang skalabilitas serta adaptabilitas sistem dalam lingkungan bisnis yang beragam.
- JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer). jiko jurnal informatika komputer scientific journal began publish... doi.org/10.33387/jikoJIKO Jurnal Informatika dan Komputer jiko jurnal informatika komputer scientific journal began publish doi 10 33387 jiko
- SISTEM INFORMASI CUTI KARYAWAN BERBASIS WEB PADA PT GIKEN PRECISION INDONESIA | Computer and Science... doi.org/10.33884/comasiejournal.v9i2.7647SISTEM INFORMASI CUTI KARYAWAN BERBASIS WEB PADA PT GIKEN PRECISION INDONESIA Computer and Science doi 10 33884 comasiejournal v9i2 7647
- JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer). jiko jurnal informatika komputer scientific journal began publish... ejournal.unkhair.ac.id/index.php/jikoJIKO Jurnal Informatika dan Komputer jiko jurnal informatika komputer scientific journal began publish ejournal unkhair ac index php jiko
- Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process dalam Menentukan Gaji Bonus Karyawan Pada PTPN III Sei... doi.org/10.24014/jsms.v7i2.12968Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process dalam Menentukan Gaji Bonus Karyawan Pada PTPN III Sei doi 10 24014 jsms v7i2 12968
| File size | 1017.64 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
DHARMAWACANADHARMAWACANA Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Penjualan berbasis website yang mengintegrasikan pemesanan, pengelolaan produk, transaksiPenelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Penjualan berbasis website yang mengintegrasikan pemesanan, pengelolaan produk, transaksi
UNUSIDAUNUSIDA Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga titik signage di terminal keberangkatan yang belum memenuhi standar dalam segi ukuran, warna,Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga titik signage di terminal keberangkatan yang belum memenuhi standar dalam segi ukuran, warna,
ESC IDESC ID Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatanMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan
ESC IDESC ID Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi transendental melibatkan 20 informan dari berbagai sektor bisnis dan wilayah geografis di Indonesia, denganMetode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi transendental melibatkan 20 informan dari berbagai sektor bisnis dan wilayah geografis di Indonesia, dengan
UNIPASBYUNIPASBY Data spasial dan atribut dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan diubah menjadi platform web interaktif yang memungkinkan pengguna mencari dan memvisualisasikanData spasial dan atribut dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan diubah menjadi platform web interaktif yang memungkinkan pengguna mencari dan memvisualisasikan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini mengkaji permasalahan hukum terkait kewenangan Lembaga Akreditasi Mandiri dalam mengakreditasi Program Studi di Perguruan tinggi, sebagaimanaPenelitian ini mengkaji permasalahan hukum terkait kewenangan Lembaga Akreditasi Mandiri dalam mengakreditasi Program Studi di Perguruan tinggi, sebagaimana
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Tinjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa Sistem Manajemen Kinerja (PMS) yang efektif sangat penting untuk meningkatkan efektivitas organisasiTinjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa Sistem Manajemen Kinerja (PMS) yang efektif sangat penting untuk meningkatkan efektivitas organisasi
BUMIGORABUMIGORA Metode penelitian ini menerapkan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate) dan Host-Based Intrusion Detection System (HIDS) Snort pada simulasiMetode penelitian ini menerapkan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate) dan Host-Based Intrusion Detection System (HIDS) Snort pada simulasi
Useful /
DHARMAWACANADHARMAWACANA Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan Sistem Informasi Akademik dan Registrasi berbasis website dan mobile sebagai solusi modernisasi administrasiPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan Sistem Informasi Akademik dan Registrasi berbasis website dan mobile sebagai solusi modernisasi administrasi
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL However, effective implementation is hampered by weak inter-agency coordination, limited resources, and a lack of adaptation to local socio-cultural contexts.However, effective implementation is hampered by weak inter-agency coordination, limited resources, and a lack of adaptation to local socio-cultural contexts.
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi memediasi sepenuhnya pengaruh kecerdasan emosionalKomitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi memediasi sepenuhnya pengaruh kecerdasan emosional
UPBUPB Namun, nilai F1‑Score yang tinggi (0,87 pada pelatihan dan 0,99 pada validasi) memperlihatkan keseimbangan yang baik antara precision dan recall sertaNamun, nilai F1‑Score yang tinggi (0,87 pada pelatihan dan 0,99 pada validasi) memperlihatkan keseimbangan yang baik antara precision dan recall serta