UNSUNS
PRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesPRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesRumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah rumput laut, kelompok tani terhambat untuk dapat mengembangkan usaha olahan dibidang rumput laut sendiri sehingga membutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam membuat olahan yang berbahan baku rumput laut. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi dan memberdayakan kelompok wanita tani (KWT) dalam mengolah rumput laut segar menjadi makanan olahan yang memiliki harga jual tinggi dan masa simpan yang lebih lama. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan praktik secara langsung pembuatan olahan pangan dari rumput laut yang pada tanggal 17 dan 29 bulan Juli tahun 2025 di rumah produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang yang diikuti oleh anggota KWT yang berjumlah sekitar 20 wanita tani. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang dalam pengolahan makanan berbasis rumput laut antara lain tepung, dodol dan jelly drink. Ketercapaian peningkatan dari yang awalnya hanya 6% setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan ketercapaiannya mencapai 100% sehingga terjadi peningkatan 94%.
Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang.
Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut.
| File size | 433.35 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UWKSUWKS Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya perbedaan kepuasan pelanggan pada outlet Tomoro Coffee UPN dan Tomoro Coffee Tenggilis yang didekati olehPenelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya perbedaan kepuasan pelanggan pada outlet Tomoro Coffee UPN dan Tomoro Coffee Tenggilis yang didekati oleh
UWKSUWKS Kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan harga dalam membentuk kepuasan pelanggan. Artinya, semakin tinggi kualitas produkKualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan harga dalam membentuk kepuasan pelanggan. Artinya, semakin tinggi kualitas produk
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung Sektor Pembangkitan PLTU 3 Babel di Desa Air Anyir telahProgram pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung Sektor Pembangkitan PLTU 3 Babel di Desa Air Anyir telah
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Pemerintah menargetkan produksi 16,7 juta ton jagung pada tahun 2025 sebagai strategi mengurangi impor dan meningkatkan kemandirian pangan. Program PengembanganPemerintah menargetkan produksi 16,7 juta ton jagung pada tahun 2025 sebagai strategi mengurangi impor dan meningkatkan kemandirian pangan. Program Pengembangan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Petani maju memiliki kecenderungan kapabilitas menjadi penyuluh swadaya sebagai penggerak penyuluhan dari petani ke petani yang diwujudkan melalui peningkatanPetani maju memiliki kecenderungan kapabilitas menjadi penyuluh swadaya sebagai penggerak penyuluhan dari petani ke petani yang diwujudkan melalui peningkatan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Pengaruh tersebut dapat dilihat berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani adalah karakteristik, partisipasi, dukungan lingkungan terhadapPengaruh tersebut dapat dilihat berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani adalah karakteristik, partisipasi, dukungan lingkungan terhadap
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Berdasarkan hasil kegiatan ini, petani mampu menyerap materi tentang potensi kasgot sebagai sumber pupuk organik dan secara sukarela melakukan demplotBerdasarkan hasil kegiatan ini, petani mampu menyerap materi tentang potensi kasgot sebagai sumber pupuk organik dan secara sukarela melakukan demplot
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Berdasarkan hasil kajian Minat Petani dalam Melaksanakan Sistem Tanam Jajar Legowo Sesuai Rekomendasi di Kalurahan Baturetno, diperoleh kesimpulan bahwaBerdasarkan hasil kajian Minat Petani dalam Melaksanakan Sistem Tanam Jajar Legowo Sesuai Rekomendasi di Kalurahan Baturetno, diperoleh kesimpulan bahwa
Useful /
UIGMUIGM G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia. Kombinasi edukasi kesehatan dan terapiG yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia. Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi
STAIQSTAIQ Praktik sewa sawah “bayar saat panen di Desa Semelagi Kecil merupakan wujud budaya agraris berbasis kepercayaan, gotong royong, dan musyawarah yang melibatkanPraktik sewa sawah “bayar saat panen di Desa Semelagi Kecil merupakan wujud budaya agraris berbasis kepercayaan, gotong royong, dan musyawarah yang melibatkan
UNSUNS Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatifDi Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif
UNSUNS Program meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan, mobilisasi sumber daya, pelaksanaan, evaluasi, dan pembimbingan untuk memastikan keberlanjutan. Hasilnya,Program meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan, mobilisasi sumber daya, pelaksanaan, evaluasi, dan pembimbingan untuk memastikan keberlanjutan. Hasilnya,