UIGMUIGM
Indonesian Global Journal Of Medical Research and DevelopmentIndonesian Global Journal Of Medical Research and DevelopmentLatar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dan mikroskopis dengan KOH 10%. Uji aktivitas antifungal dilakukan menggunakan metode difusi cakram (disc diffusion method) terhadap delapan jenis sampel sediaan (baku, generik, dan paten) Flukonazol dan Itrakonazol pada konsentrasi setara 800 mg/mL dengan tiga kali replikasi. Data diameter zona hambat diuji homogenitasnya dan dianalisis menggunakan uji statistik t-test.. Hasil: Karakterisasi mengkonfirmasi isolat sebagai Candida albicans dengan ciri koloni putih kekuningan, berbau asam ragi, serta memiliki bentukan sel ragi oval Gram-positif dan pseudohifa. Seluruh sampel antifungal menghasilkan diameter zona bening di atas 10 mm (kategori kuat). Uji homogenitas menunjukkan sebaran data yang konsisten (P=0,243). Hasil Independent t-test menunjukkan rerata total zona hambat Itrakonazol (15,37 ± 1,02 mm) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan Flukonazol (13,41 ± 0,74 mm) dengan nilai selisih 1,96 mm (P = 0,000).. Kesimpulan: Flukonazol dan Itrakonazol memiliki aktivitas antijamur yang kuat terhadap Candida albicans ATCC 10231, namun Itrakonazol menunjukkan efek inhibisi yang secara signifikan lebih superior dibandingkan Flukonazol karena keunggulan afinitas struktur molekulnya.
Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 µg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya.
Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur.
- Contemporary Considerations for Establishing Reference Methods for Antibacterial Susceptibility Testing... doi.org/10.1128/jcm.01886-22Contemporary Considerations for Establishing Reference Methods for Antibacterial Susceptibility Testing doi 10 1128 jcm 01886 22
- Candida albicans—The Virulence Factors and Clinical Manifestations of Infection. candida albicans... mdpi.com/2309-608X/7/2/79Candida albicansAiThe Virulence Factors and Clinical Manifestations of Infection candida albicans mdpi 2309 608X 7 2 79
| File size | 490.4 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Penelitian ini bertujuan mengungkap secara mendalam pengalaman keluarga dalam menghadapi stigma klien gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan metodePenelitian ini bertujuan mengungkap secara mendalam pengalaman keluarga dalam menghadapi stigma klien gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode
UMBJMUMBJM Hasil menunjukkan bahwa natrium diklofenak memiliki nilai IC₅₀ sebesar 6,06 ppm, sedangkan ekstrak etanol dan fraksi etil asetat kulit batang C. soulattriHasil menunjukkan bahwa natrium diklofenak memiliki nilai IC₅₀ sebesar 6,06 ppm, sedangkan ekstrak etanol dan fraksi etil asetat kulit batang C. soulattri
UMBJMUMBJM Untuk meningkatkan aplikabilitas dan efektivitasnya dalam perawatan luka, madu kelulut diformulasikan menjadi sediaan gel dengan menggunakan agen penggelapUntuk meningkatkan aplikabilitas dan efektivitasnya dalam perawatan luka, madu kelulut diformulasikan menjadi sediaan gel dengan menggunakan agen penggelap
UMBJMUMBJM Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran keluarga dalam memberikan dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan untuk meningkatkanTemuan ini menggarisbawahi pentingnya peran keluarga dalam memberikan dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan untuk meningkatkan
UMBJMUMBJM Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung flavonoid dan fenol. Analisis kuantitatif menghasilkan kadar flavonoid total sebesar 22,573Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung flavonoid dan fenol. Analisis kuantitatif menghasilkan kadar flavonoid total sebesar 22,573
UMBJMUMBJM Diameter zona hambat pertumbuhan jamur Candida pada sampel hasil isolat pasien keputihan di F1 dan F2 berturut-turut adalah 7,30 ± 0,26 mm dan 6,90 ±Diameter zona hambat pertumbuhan jamur Candida pada sampel hasil isolat pasien keputihan di F1 dan F2 berturut-turut adalah 7,30 ± 0,26 mm dan 6,90 ±
UMBJMUMBJM R dengan diabetes mellitus tipe II melalui edukasi dan demonstrasi senam kaki diabetes menggunakan media koran terbukti mampu meningkatkan pengetahuan,R dengan diabetes mellitus tipe II melalui edukasi dan demonstrasi senam kaki diabetes menggunakan media koran terbukti mampu meningkatkan pengetahuan,
UMBJMUMBJM Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) dengan etanol 96% sebagai pelarut. Aktivitas antibiofilm dievaluasi menggunakanEkstraksi dilakukan menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) dengan etanol 96% sebagai pelarut. Aktivitas antibiofilm dievaluasi menggunakan
Useful /
UNSUNS Media dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan jumlah anakan dan kebernasan gabah. Penerapan sistem akuaponik sebagai implementasi terintegrasiMedia dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan jumlah anakan dan kebernasan gabah. Penerapan sistem akuaponik sebagai implementasi terintegrasi
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Hasil regresi menunjukkan bahwa psychological safety (β = 0,45) dan trust (β = 0,37) berpengaruh signifikan terhadap self-disclosure, dengan kontribusiHasil regresi menunjukkan bahwa psychological safety (β = 0,45) dan trust (β = 0,37) berpengaruh signifikan terhadap self-disclosure, dengan kontribusi
UMBJMUMBJM Karakteristik ini sebanding dengan MCC komersial (Avicel® PH 101), menunjukkan kelayakan Tigarun sebagai bahan baku lokal yang layak untuk eksipien farmasi.Karakteristik ini sebanding dengan MCC komersial (Avicel® PH 101), menunjukkan kelayakan Tigarun sebagai bahan baku lokal yang layak untuk eksipien farmasi.
UMBJMUMBJM Pembuatan Cinchonine-gel (3 replikasi) dilanjutkan dengan evaluasi kualitas, uji stabilitas siklus (6 siklus) dengan paparan suhu 40 dan 4°C, uji aktivitasPembuatan Cinchonine-gel (3 replikasi) dilanjutkan dengan evaluasi kualitas, uji stabilitas siklus (6 siklus) dengan paparan suhu 40 dan 4°C, uji aktivitas