UMBJMUMBJM

Healthy-Mu JournalHealthy-Mu Journal

Industri farmasi Indonesia sangat bergantung pada impor bahan baku, sehingga perlu dieksplorasi alternatif lokal yang berkelanjutan. Selulosa mikrokristal (MCC) adalah serbuk halus, putih, tidak berbau, dan biodegradable yang berasal dari selulosa, yang banyak digunakan dalam formulasi farmasi sebagai pengisi dan pengikat kering dalam produksi tablet karena sifat kompresibilitas dan alirnya yang sangat baik. Penelitian ini menginvestigasi Crateva magna DC., yang dikenal secara lokal sebagai Tigarun, sebagai sumber MCC yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengarakterisasi MCC dari serat daun Tigarun. Prosesnya melibatkan perlakuan alkali, pemutihan, dan hidrolisis asam, menghasilkan α-selulosa dengan rendemen 35,43%, dari mana MCC diproduksi dengan rendemen tinggi 84,27%. MCC yang diisolasi kemudian dievaluasi untuk sifat fisikokimianya, termasuk karakteristik organoleptik, kelarutan, titik lebur, dan pH. Hasil menunjukkan bahwa MCC dari Tigarun menunjukkan serbuk kristal berwarna putih hingga coklat muda, tidak berbau dan tidak berasa, dan menunjukkan identifikasi kualitatif positif melalui perubahan warna menjadi biru-ungu dengan pereaksi zinc iodide. Produk tersebut tidak larut dalam air, etanol, asam klorida, dan eter, dan hanya sedikit larut dalam natrium hidroksida 1N. Titik lebur tercatat pada 260°C, dengan nilai pH 6. Karakteristik ini sebanding dengan MCC komersial (Avicel® PH 101), menunjukkan kelayakan Tigarun sebagai bahan baku lokal yang layak untuk eksipien farmasi.

Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa daun Tigarun (Crateva magna DC.) memiliki potensi sebagai sumber selulosa mikrokristal (MCC) dengan rendemen tinggi sebesar 84,27% dari α-selulosa.Karakteristik MCC yang dihasilkan menunjukkan kesamaan dengan MCC komersial, baik dari segi fisikokimia maupun organoleptik.Hal ini menandakan bahwa daun Tigarun dapat dikembangkan sebagai alternatif bahan baku eksipien farmasi, sekaligus mendukung upaya kemandirian bahan baku farmasi nasional.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan pengujian lebih lanjut untuk mengevaluasi sifat alir serbuk dan kemampuan kompresi MCC Tigarun, serta kompatibilitasnya dengan berbagai zat aktif obat untuk memastikan performanya dalam formulasi tablet. Kedua, studi lebih mendalam mengenai potensi bioaktif dari ekstrak daun Tigarun dapat dilakukan, termasuk identifikasi senyawa-senyawa aktif dan mekanisme kerjanya, untuk mengembangkan formulasi farmasi yang inovatif. Ketiga, penelitian mengenai optimasi proses ekstraksi dan isolasi MCC dari daun Tigarun, termasuk penggunaan enzim atau metode ramah lingkungan lainnya, dapat dilakukan untuk meningkatkan rendemen dan kualitas produk, serta mengurangi dampak lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan industri farmasi berbasis bahan baku lokal yang berkelanjutan dan inovatif, serta meningkatkan nilai tambah tanaman Tigarun sebagai sumber daya alam yang potensial.

  1. Pembuatan Selulosa Mikrokristal pada Serat Daun Tigarun (Crateva magna DC.) | Healthy-Mu Journal. pembuatan... journal.umbjm.ac.id/index.php/healthy/article/view/1322Pembuatan Selulosa Mikrokristal pada Serat Daun Tigarun Crateva magna DC Healthy Mu Journal pembuatan journal umbjm ac index php healthy article view 1322
  2. Healthy-Mu Journal. healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine... journal.umbjm.ac.id/index.php/healthyHealthy Mu Journal healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine journal umbjm ac index php healthy
  3. Healthy-Mu Journal. healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine... doi.org/10.35747/hmjHealthy Mu Journal healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine doi 10 35747 hmj
Read online
File size264.18 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test