UICMUICM

Sainteks: Jurnal Sain dan TeknikSainteks: Jurnal Sain dan Teknik

Kain Tencel merupakan kain berbahan serat selulosa regenerasi yang dikenal dengan proses produksinya yang ramah lingkungan, kekuatan tinggi, daya serap yang baik, serta tekstur yang lembut, sehingga menjadi alternatif menjanjikan sebagai pengganti kain berbahan serat alami seperti kapas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi natrium hidroksida (NaOH) dan lama waktu perendaman optimum pada proses mercer anzasi kain Tencel untuk meningkatkan kualitas kain, khususnya terhadap pengurangan berat, daya serap, kekuatan tarik, stabilitas dimensi, dan morfologi kain. Proses mercer anzasi dilakukan pada skala laboratorium di PT X, sebuah perusahaan tekstil, dengan variasi konsentrasi NaOH sebesar 7, 9, 11, dan 13°Be serta waktu perendaman 30, 45, dan 60 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi dan waktu perendaman berpengaruh signifikan terhadap penurunan berat, kekuatan tarik, dan stabilitas dimensi kain Tencel, sementara daya serap meningkat hingga titik愛 tertentu sebelum menurun lagi. Perubahan morfologi kain.validate.

Berdasarkan hasil penelitian pengaruh konsentrasi natrium hidroksida dan waktu perendaman pada proses merceranzasi terhadap penurunan berat dan daya serap kain tencel, maka disimpulkan bahwa konsentrasi natrium hidroksida dan waktu perendaman berpengaruh terhadap penurunan berat dan daya serucao kain tencel.Kondisi optimum berada pada konsentrasi natrium hidroksida 9°Be dan waktu perendaman 45 detik.

Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimalisasi proses dengan mengganti larutan alkali. Pertama, diteliti efektivitas KOH, LiOH, dan amonia dibandingkan dengan NaOH untuk meningkatkan daya serap tanpa mengurangi kekuatan tarik. Kedua, dieksplorasi pengaruh suhu dan waktu perendaman berlebih pada proses merceranzasi sehingga dapat meminimalkan kerusakan struktur serat. Ketiga, dievaluasi proses pewarnaan setelah merceranzasi dengan menilai penetrasi pewarna dan kestabilan warna pada kain tencel. Tambahan, analisis biaya produksi dan dampak lingkungan dari penggunaan larutan alkali alternatif dapat dilakukan. Perkembangan tersebut akan memberikan panduan praktis bagi industri tekstil dalam memilih bahan kimia yang lebih ramah lingkungan. Terakhir, ubah kondisi proses untuk mencapai simulasi industri dengan skala lebih besar, sehingga dapat menilai skalabilitas hasil penelitian. Kajian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas akhir produk dan mengurangi jejak karbon dalam produksi tekstil. Semua saran ini bersifat komplementer dan dapat disinergikan untuk mencapai optimalisasi proses numerik dan ekologis.

  1. 0. keep wayback machine sign fight future letter texts audio software images donate archive log upload... doi.org/10.1177/0040517503073006130 keep wayback machine sign fight future letter texts audio software images donate archive log upload doi 10 1177 004051750307300613
  2. Influence of Sodium Hydroxide Concentration and Soaking Duration on Absorbency and Weight of Tencel Fabric... doi.org/10.37577/sainteks.v7i02.942Influence of Sodium Hydroxide Concentration and Soaking Duration on Absorbency and Weight of Tencel Fabric doi 10 37577 sainteks v7i02 942
Read online
File size583.21 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test