169169

PanggungPanggung

Berokan merupakan salah satu kesenian yang terdapat di Indramayu, Jawa Barat. Kesenian ini berupa pertunjukan seorang dalang yang mengenakan kostum seperti binatang macan atau singa. Kesenian Berokan memiliki latar sejarah, fungsi, dan makna simbolik yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan asal-usul, makna simbolik, dan fungsi kesenian Berokan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian ini berupa hasil wawancara mendalam dengan informan dan studi pustaka. Narasumber dalam penelitian ini yaitu budayawan Indramayu, seniman Berokan, dan data berasal dari buku-buku yang memuat informasi mengenai kesenian Berokan. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling dan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan analisis dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk fisik dan prosesi dalam kesenian Berokan seperti bentuk ekor, bentuk wajah dan tingkah lucunya, sesajian, bahan kostum, prosesi lempar bantal, dan hubungan antara dalang dan Berokan memiliki makna yang selaras dengan nilai-nilai kebudayaan di Indramayu. Kesenian Berokan juga memiliki fungsi religius, fungsi didaktis, dan fungsi sosial.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Berokan memiliki tiga fungsi utama, yaitu religius, didaktis, dan sosial, yang telah berkembang sejak masa Hindu‑Budha hingga masa Islam.Walaupun fungsi religius mulai memudar, Berokan kini lebih sering dipertunjukkan sebagai media dakwah Islami dan hiburan bagi masyarakat.Fungsi sosialnya tetap penting, karena pertunjukan Berokan sering diselenggarakan dalam upacara tradisional dan dipercaya mampu mengusir wabah serta memberikan nilai moral.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana simbol‑simbol dalam pertunjukan Berokan ditransmisikan antar generasi dengan menggunakan pendekatan etnografi longitudinal untuk memahami perubahan makna budaya seiring waktu; selain itu, studi kuantitatif dapat menguji dampak persepsi masyarakat terhadap kesehatan dan pencegahan penyakit setelah menyaksikan pertunjukan Berokan, terutama dalam konteks upaya mengusir wabah tradisional; selanjutnya, eksplorasi penggunaan media digital—seperti video interaktif dan platform daring—dapat menjadi arah penelitian baru untuk melihat sejauh mana teknologi modern dapat mendukung pelestarian, penyebaran, serta partisipasi generasi muda dalam praktik kesenian Berokan, sehingga menjaga keberlanjutan warisan budaya sambil menyesuaikannya dengan dinamika sosial‑kultural kontemporer.

  1. DOI Name 10.30998 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 48z crossref email support... doi.org/10.30998DOI Name 10 30998 Values doi name values index type timestamp data hs serv 48z crossref email support doi 10 30998
  2. DOI Name 10.20527 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 49z crossref desc 18z lambung... doi.org/10.20527DOI Name 10 20527 Values doi name values index type timestamp data hs serv 49z crossref desc 18z lambung doi 10 20527
Read online
File size714.46 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test