ITSCIENCEITSCIENCE

GOVERNORSGOVERNORS

Zakat, sebagai kewajiban Islam fundamental, memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pengurang pajak guna meningkatkan pengumpulan dana zakat. Meskipun peraturan memperbolehkan zakat sebagai beban yang dapat dikurangkan, pelaksanaan aktual serta kesadaran wajib pajak Muslim masih belum optimal. Di Indonesia, pengumpulan zakat secara signifikan lebih rendah daripada potensi yang ada, menunjukkan adanya permasalahan dalam manajemen dan pemahaman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mekanisme dan efektivitas zakat sebagai pengurangan penghasilan kena pajak dalam meningkatkan dana zakat di Kabupaten Muara Enim melalui BAZNAS. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan, meliputi penelitian lapangan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Populasi terdiri dari wajib pajak Muslim, pejabat pajak, dan administrator zakat yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menitikberatkan pada proses implementasi serta dampaknya terhadap pendapatan zakat. Temuan menunjukkan bahwa mekanisme pengurangan zakat di Muara Enim tidak efektif dalam meningkatkan pendapatan zakat. Kendala meliputi prosedur yang rumit dan pemahaman wajib pajak yang terbatas terhadap perhitungan zakat sebagai pengurang pajak. Akibatnya, tingkat pemanfaatan zakat sebagai pengurang pajak tetap rendah. Untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui pengurangan pajak, upaya harus difokuskan pada penyederhanaan prosedur dan peningkatan kesadaran serta pemahaman wajib pajak. Peningkatan aspek tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan zakat, mendukung pembangunan sosial‑ekonomi Muara Enim.

Pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Muara Enim yang melibatkan pemotongan penghasilan kena pajak terbukti tidak efektif karena prosedurnya yang kompleks dan pemahaman wajib pajak yang terbatas.Kementerian Agama (BAZNAS) dan Direktorat Jenderal Pajak belum memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan mekanisme pembayaran zakat sebagai pengurang pajak.Meskipun demikian, penerimaan zakat BAZNAS Muara Enim meningkat antara 2017‑2021, namun dana tersebut berasal dari program-program yang telah ada sebelumnya, bukan dari program pengurangan pajak zakat.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan platform digital terintegrasi yang memudahkan wajib pajak dalam melaporkan dan mengklaim potongan zakat, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kepatuhan dan pengumpulan dana zakat. Selanjutnya, studi komparatif lintas daerah dapat dilakukan untuk membandingkan penerapan mekanisme potongan zakat di berbagai kabupaten, mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan, dan merumuskan pedoman praktik terbaik yang dapat diadopsi secara nasional. Terakhir, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi dampak kampanye edukasi berbasis media sosial dan pelatihan langsung terhadap tingkat pemahaman wajib pajak mengenai perhitungan zakat sebagai pengurang pajak, serta mengukur perubahan perilaku pembayaran zakat setelah intervensi tersebut.

  1. Effectiveness of Zakat as Tax Deduction in Muara Enim Baznas | GOVERNORS. zakat tax deduction muara enim... jurnal.itscience.org/index.php/governors/article/view/7216Effectiveness of Zakat as Tax Deduction in Muara Enim Baznas GOVERNORS zakat tax deduction muara enim jurnal itscience index php governors article view 7216
Read online
File size345.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test