UNTARUNTAR
International Journal of Application on Economics and BusinessInternational Journal of Application on Economics and BusinessInvestasi merupakan pendorong utama perkembangan ekonomi melalui pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan akses terhadap teknologi. Namun, fenomena ini tidak selalu berlaku di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia; realitasnya menunjukkan realisasi investasi aktual seringkali tidak mencapai target kebijakan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara potensi dan hasil yang tercapai. Kebanyakan analisis makro tentang iklim investasi fokus pada determinan eksternal seperti regulasi, infrastruktur, dan insentif pajak, sementara proses psikologis yang menerjemahkan kebijakan eksternal menjadi keputusan investor masih kurang dieksplorasi. Makalah ini berusaha menyusun kerangka teoretis yang mengidentifikasi faktor‑faktor penentu investasi di Indonesia dengan menggunakan teknik pembangunan teori. Model Keberhasilan Sistem Informasi (IS Success Model) oleh DeLone dan McLean diadaptasi dan direkonsseptualisasikan dalam konteks investasi melalui mekanisme mediasi ganda: kepuasan investor dan kepercayaan investor. Model yang diusulkan menunjukkan bahwa empat faktor eksternal—hukum dan regulasi, tanah, tenaga kerja, serta perpajakan—tidak berhubungan langsung dengan keputusan investasi, melainkan beroperasi melalui persepsi investor. Kepuasan mencerminkan evaluasi jangka pendek terhadap pengalaman saat ini, sedangkan kepercayaan merepresentasikan keyakinan jangka panjang terhadap stabilitas dan keandalan sistem. Kontribusi teoretis utama studi ini adalah kerangka integratif yang menjelaskan jalur dari masukan kebijakan menuju respons psikologis terhadap investasi. Model konseptual ini dimaksudkan untuk divalidasi pada studi empiris mendatang dengan menggunakan penelitian berbasis survei dan Structural Equation Modeling (SEM).
Penelitian ini mengembangkan model konseptual yang memodifikasi Kerangka Keberhasilan Sistem Informasi (DeLone & McLean) untuk menjelaskan bagaimana empat faktor eksternal (hukum, tanah, tenaga kerja, dan perpajakan) memengaruhi keputusan investasi di Indonesia secara tidak langsung melalui dua jalur psikologis, yaitu kepuasan investor (jangka pendek) dan kepercayaan investor (jangka panjang).Model tersebut menekankan bahwa peningkatan efisiensi administratif dan transparansi dapat meningkatkan kepuasan, sementara kepastian hukum dan stabilitas kebijakan diperlukan untuk memperkuat kepercayaan, memberikan arahan kebijakan yang terintegrasi antara intervensi jangka pendek dan jangka panjang.Penulis menyarankan agar proposisi teoretis model dioperasionalisasikan dan diuji secara empirik menggunakan survei dan teknik SEM, serta memperluas kerangka dengan memasukkan dimensi digitalisasi layanan publik dan keberlanjutan untuk menilai pengaruhnya terhadap perilaku investasi.
Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris kerangka konseptual yang telah dikembangkan dengan mengumpulkan data survei dari investor di berbagai sektor di Indonesia, kemudian menggunakan teknik Partial Least Squares‑Structural Equation Modeling (PLS‑SEM) untuk menguji apakah kepuasan dan kepercayaan investor benar‑benar memediasi pengaruh faktor eksternal seperti hukum, tanah, tenaga kerja, dan perpajakan terhadap keputusan investasi. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana kualitas layanan e‑government, sebagai dimensi tambahan pada faktor input, memengaruhi tingkat kepuasan dan kepercayaan investor; penelitian ini dapat membandingkan persepsi investor terhadap layanan digital pemerintah dengan persepsi terhadap layanan administratif konvensional. Terakhir, penelitian dapat memperluas model dengan memasukkan kebijakan keberlanjutan, misalnya insentif hijau atau regulasi lingkungan, untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut meningkatkan kepercayaan investor dan memotivasi keputusan investasi jangka panjang di ekonomi berkembang. Dengan tiga arah studi tersebut, hasilnya diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan dan akademisi dalam merancang intervensi yang lebih efektif, serta memperkuat pemahaman mengenai dinamika investasi di negara berkembang.
| File size | 453.62 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
E GREENATIONE GREENATION Data empiris mengungkapkan bahwa pernikahan yang terdaftar meningkat dari 112 pasangan pada tahun 2022 menjadi 134 pasangan pada tahun 2024. Sebaliknya,Data empiris mengungkapkan bahwa pernikahan yang terdaftar meningkat dari 112 pasangan pada tahun 2022 menjadi 134 pasangan pada tahun 2024. Sebaliknya,
STIE MCESTIE MCE Sebagai tanggapan, pemerintah memperkenalkan peraturan menteri keuangan (PMK) No. 13 tahun 2025, yang memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN)Sebagai tanggapan, pemerintah memperkenalkan peraturan menteri keuangan (PMK) No. 13 tahun 2025, yang memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN)
PUBLINEPUBLINE Sementara dalam pertanian, penerapan IoT mendukung konsep pertanian presisi yang mampu mengoptimalkan produksi pangan dengan memanfaatkan data lingkunganSementara dalam pertanian, penerapan IoT mendukung konsep pertanian presisi yang mampu mengoptimalkan produksi pangan dengan memanfaatkan data lingkungan
UHBUHB Dalam merespons meningkatnya ketimpangan dan tantangan kelembagaan, pemerintah menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi PeraturanDalam merespons meningkatnya ketimpangan dan tantangan kelembagaan, pemerintah menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan
AREAIAREAI Hasil analisis menunjukkan bahwa sales growth dan leverage berpengaruh secara signifikan, sedangkan likuiditas tidak berpengaruh secara signifikan terhadapHasil analisis menunjukkan bahwa sales growth dan leverage berpengaruh secara signifikan, sedangkan likuiditas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
UMBIMAUMBIMA Penerapan konsep green building di Kota Bima masih berada pada tahap awal dan belum terintegrasi secara sistematis dalam kebijakan pembangunan daerah.Penerapan konsep green building di Kota Bima masih berada pada tahap awal dan belum terintegrasi secara sistematis dalam kebijakan pembangunan daerah.
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Berjalannya suatu program tentu memiliki tata laksana dan aturan yang mengikatnya sehingga jalannya program dapat terlaksana dengan baik, dan dalam pelaksanaannyaBerjalannya suatu program tentu memiliki tata laksana dan aturan yang mengikatnya sehingga jalannya program dapat terlaksana dengan baik, dan dalam pelaksanaannya
UMJAMBIUMJAMBI Hasil ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan dan investasi berpengaruh secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomiHasil ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan dan investasi berpengaruh secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Useful /
E GREENATIONE GREENATION Studi ini menggunakan data panel seimbang dari 11 pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang mencakup periode 2016–2024, menghasilkan 99 observasi. AnalisisStudi ini menggunakan data panel seimbang dari 11 pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang mencakup periode 2016–2024, menghasilkan 99 observasi. Analisis
E GREENATIONE GREENATION Selain itu, perluasan bukti hukum mengonfirmasi bahwa pengakuan bersalah tidak dapat menjadi satu-satunya dasar pemidanaan. Oleh karena itu, pengakuanSelain itu, perluasan bukti hukum mengonfirmasi bahwa pengakuan bersalah tidak dapat menjadi satu-satunya dasar pemidanaan. Oleh karena itu, pengakuan
LSPRLSPR Pengelolaan sampah yang dilakukan selain mendapat pendapatan dari penjualan rongsokan, dan botol-botol plastik, para santri putera yang terlibat dalamPengelolaan sampah yang dilakukan selain mendapat pendapatan dari penjualan rongsokan, dan botol-botol plastik, para santri putera yang terlibat dalam
POLTEKBANGPLGPOLTEKBANGPLG Studi ini membuktikan media informasi terkait barang dilarang di PSCP Terminal 2 Bandara Juanda masih kurang efektif akibat penempatan non-strategis, kekuranganStudi ini membuktikan media informasi terkait barang dilarang di PSCP Terminal 2 Bandara Juanda masih kurang efektif akibat penempatan non-strategis, kekurangan