UNIBAUNIBA

Jurnal Pendekar NusantaraJurnal Pendekar Nusantara

Nelayan merupakan kelompok pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat lingkungan kerja di laut. Cuaca ekstrem, paparan sinar matahari, risiko biologis dan ergonomis, serta keterbatasan pemahaman tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadikan nelayan kelompok rentan yang memerlukan intervensi edukatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan terhadap bahaya kerja di laut serta langkah-langkah pencegahannya melalui program penyuluhan. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan demonstrasi penggunaan alat pelindung diri (APD), disertai pembagian leaflet edukatif. Kegiatan dilaksanakan di komunitas nelayan pesisir dengan partisipasi aktif masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nelayan terhadap faktor risiko kerja serta upaya pencegahannya, termasuk penggunaan APD, pemeliharaan kesehatan, dan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca. Kesimpulannya, penyuluhan K3 berbasis komunitas efektif sebagai bentuk pemberdayaan nelayan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat.

Kegiatan penyuluhan K3 bagi nelayan berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan potensi perilaku aman dalam bekerja di laut.Model penyuluhan partisipatif terbukti efektif dalam menjangkau komunitas informal seperti nelayan.Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala dan melibatkan dinas kesehatan, perikanan, serta akademisi.Penyediaan APD yang terjangkau dan pelatihan rutin akan memperkuat penerapan prinsip K3 secara berkelanjutan di wilayah pesisir.

Untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan K3 bagi nelayan, disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemangku kepentingan lokal, seperti dinas perikanan dan kesehatan. Selain itu, penting untuk menyediakan bantuan APD sebagai insentif perubahan perilaku. Dengan demikian, nelayan dapat memiliki akses yang lebih mudah terhadap peralatan perlindungan diri yang terjangkau. Selain itu, pelatihan rutin tentang penggunaan APD dan pencegahan risiko kerja dapat memperkuat penerapan prinsip K3 secara berkelanjutan di wilayah pesisir. Kegiatan ini dapat dilakukan secara terintegrasi dengan program-program pemberdayaan masyarakat lainnya, seperti pelatihan keterampilan atau peningkatan kapasitas ekonomi nelayan. Dengan pendekatan komprehensif ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi nelayan, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Read online
File size430.31 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test