UNIBAUNIBA
Jurnal Pendekar NusantaraJurnal Pendekar NusantaraPengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah diakui sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi lokal di banyak negara, termasuk di tingkat desa. Dalam konteks desa, UMKM seringkali menjadi tulang punggung ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat jaringan sosial serta budaya. Namun, untuk memaksimalkan potensi UMKM dalam meningkatkan profitabilitas desa, diperlukan upaya nyata dalam edukasi dan pengembangan keterampilan bagi para pemilik usaha di tingkat lokal. Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi lokal, terutama di wilayah pedesaan. Desa-desa seringkali menjadi tempat bersemayamnya beragam potensi ekonomi lokal yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, UMKM di tingkat desa sering menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap modal, keterampilan manajerial yang terbatas, serta kurangnya pengetahuan tentang pasar dan teknologi. Edukasi dan pengembangan keterampilan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan profitabilitas UMKM di desa. Dengan meningkatkan kapasitas pemilik usaha dan pelaku ekonomi lokal, diharapkan UMKM dapat lebih kompetitif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi desa.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan dibantu oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.Selain menciptakan lapangan kerja baru, UMKM berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.UMKM memiliki potensi untuk mengentaskan kemiskinan selain mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.UMKM dapat menjalankan operasional usahanya baik pada saat menghasilkan uang maupun pada saat merugi karena merupakan usaha mandiri.Alhasil, UMKM di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian.Keberadaan UMKM tidak dapat dihapuskan ataupun dihindarkan dari masyarakat bangsa saat ini.Karena keberadaannya sangat bermanfaat dalam hal pendistribusian pendapatan masyarakat.Namun, masih terdapat kebutuhan yang besar untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan praktik, serta untuk menyelaraskan program-program edukasi dengan kebutuhan yang sesungguhnya di tingkat desa.Melalui tinjauan terhadap latar belakang tersebut, tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya edukasi pengembangan UMKM dalam konteks meningkatkan profitabilitas desa.Dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program edukasi, diharapkan tulisan ini dapat memberikan panduan yang bermanfaat bagi para pembuat kebijakan, praktisi, dan akademisi dalam merancang dan melaksanakan program-program edukasi yang efektif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di tingkat desa.
Untuk meningkatkan profitabilitas UMKM di desa, diperlukan pendekatan edukasi yang holistik dan terpadu. Program-program edukasi harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di tingkat desa, dan menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan praktik. Selain itu, penting untuk memperkuat keterampilan manajerial dan teknis, serta mempromosikan produk lokal. Kemitraan strategis dengan pemerintah dan lembaga terkait juga dapat memberikan dukungan yang signifikan. Pemanfaatan teknologi dalam pengembangan UMKM juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar. Dengan menggabungkan strategi ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif.
| File size | 201.42 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
USBYPKPUSBYPKP Program ini meningkatkan kemandirian warga dalam menyediakan pakan ternak murah sekaligus menghasilkan pupuk organik, sehingga menambah nilai ekonomi danProgram ini meningkatkan kemandirian warga dalam menyediakan pakan ternak murah sekaligus menghasilkan pupuk organik, sehingga menambah nilai ekonomi dan
UIN SGDUIN SGD Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (Path Analysis) pada 86 responden, menunjukkan bahwa sertifikasi halal berpengaruh signifikanStudi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (Path Analysis) pada 86 responden, menunjukkan bahwa sertifikasi halal berpengaruh signifikan
UMPUMP Produksi rata-rata mencapai 8,5 kg per hari dengan harga Rp13.500/kg, serta profitabilitas sebesar 64,20% yang menunjukkan kelayakan usaha. Namun, kualitasProduksi rata-rata mencapai 8,5 kg per hari dengan harga Rp13.500/kg, serta profitabilitas sebesar 64,20% yang menunjukkan kelayakan usaha. Namun, kualitas
UMPUMP Beras masih menjadi primadona sebagai pangan pokok masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui. Data yang digunakan adalah data sekunderBeras masih menjadi primadona sebagai pangan pokok masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui. Data yang digunakan adalah data sekunder
UMPUMP Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Probolinggo, Sampang dan Lamongan. Sebanyak 456 rumah tangga terlibat pada penelitian ini. Teknik sampling menggunakanPenelitian ini dilakukan di Kabupaten Probolinggo, Sampang dan Lamongan. Sebanyak 456 rumah tangga terlibat pada penelitian ini. Teknik sampling menggunakan
UMPUMP Posisi eksternal usaha kuat dengan peluang terbesar monetisasi keilmuan melalui pelatihan dan workshop. Ancaman terbesarnya adalah terputusnya kerjasamaPosisi eksternal usaha kuat dengan peluang terbesar monetisasi keilmuan melalui pelatihan dan workshop. Ancaman terbesarnya adalah terputusnya kerjasama
UMTUMT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kewirausahaan dan etos kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pelakuPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kewirausahaan dan etos kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pelaku
UNPABUNPAB Namun, dalam pelaksanaannya, masih ada beberapa kekurangan yang dapat dilihat dalam rencana implementasi program pemulihan, yaitu. - Perpindahan programNamun, dalam pelaksanaannya, masih ada beberapa kekurangan yang dapat dilihat dalam rencana implementasi program pemulihan, yaitu. - Perpindahan program
Useful /
UMPUMP Terjadi perubahan komposisi gulma sebelum dan setelah perlakuan jarak tanam dan frekuensi penyiangan pada tanaman okra. Gulma yang mendominasi lahan sebelumTerjadi perubahan komposisi gulma sebelum dan setelah perlakuan jarak tanam dan frekuensi penyiangan pada tanaman okra. Gulma yang mendominasi lahan sebelum
UMPUMP Dari faktor tunggal didapat 7 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga didapatkan 21 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisisDari faktor tunggal didapat 7 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga didapatkan 21 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis
UMTUMT Metode purposive sampling digunakan untuk memperoleh 252 responden karyawan, sedangkan analisis dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM). HasilMetode purposive sampling digunakan untuk memperoleh 252 responden karyawan, sedangkan analisis dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil
UMTUMT Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 80 karyawan dari divisi autocutting. Analisis dilakukan dengan uji F dan t menggunakanMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 80 karyawan dari divisi autocutting. Analisis dilakukan dengan uji F dan t menggunakan