UMWUMW

Waluya The International Science of Health JournalWaluya The International Science of Health Journal

Latar belakang menunjukkan peningkatan prevalensi anak balita dengan berat badan kurang (underweight) di wilayah pusat kesehatan masyarakat Molino, khususnya pada daerah pertambangan, yang melampaui target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh asupan makronutrien dan mikronutrien terhadap kondisi underweight pada balita. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus‑kontrol yang melibatkan 186 balita (93 underweight dan 93 dengan status gizi normal) yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Analisis bivariat dan multivariat (logistic regression) menunjukkan bahwa asupan makronutrien yang tidak mencukupi meningkatkan risiko underweight sebesar OR=4,912 (CI 95%: 2,635–9,159), sedangkan asupan mikronutrien yang tidak mencukupi meningkatkan risiko sebesar OR=4,013 (CI 95%: 2,179–7,390). Kesimpulan menyarankan intervensi gizi berbasis keluarga, peningkatan edukasi orang tua, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan promotif dan preventif terintegrasi di pusat kesehatan masyarakat.

Model analisis menunjukkan variasi status gizi balita di wilayah studi dapat dikelola dengan baik.Direkomendasikan intervensi gizi berbasis keluarga, peningkatan edukasi orang tua, serta pemberdayaan ekonomi melalui layanan promotif dan preventif terintegrasi di pusat kesehatan masyarakat, dengan melibatkan perusahaan tambang dalam dukungan sosial dan kesehatan.Sistem pemantauan perlu diterapkan untuk menilai efektivitas program dan melakukan penyesuaian berdasarkan hasil evaluasi.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak program edukasi gizi terhadap peningkatan asupan makronutrien pada balita di wilayah pertambangan, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan status gizi dalam jangka panjang. Selain itu, uji coba intervensi yang menggabungkan suplementasi mikronutrien dengan dukungan peningkatan pendapatan rumah tangga dapat menilai efektivitas kombinasi tersebut dalam menurunkan prevalensi underweight pada balita. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi hambatan budaya, ekonomi, dan sosial dalam mengakses makanan bergizi di komunitas Molino akan memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola makan keluarga, sehingga kebijakan intervensi dapat dirancang lebih tepat sasaran.

Read online
File size526.06 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test