ACEHPROVACEHPROV

Journal of Medical ScienceJournal of Medical Science

Rumah sakit sebagai lembaga sosial bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada setiap masyarakat. Untuk memenuhi standar pelayanan yang bermutu rumah sakit harus membelanjakan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) secara bijak sehingga menghasilkan kinerja yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat efektivitas dan efisiensi realisasi belanja Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 pada BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data sekunder berupa catatan atau dokumentasi, penelitian kepustakaan dan publikasi pemerintah dari Laporan Realisasi Anggaran berupa belanja obat-obatan dan belanja Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), serta kunjungan pasien yang dianalisa menggunakan perhitungan rasio efektivitas dan efisiensi dan disimpulkan dalam bentuk deskriptif.

Efektivitas belanja obat-obatan dan BMHP Pada BLUD RSUD dr.Rasio efektivitas belanja obat-obatan dan BMHP tahun 2021 sebesar 97,18% dan untuk Tahun 2022 sebesar 106.Tingkat efektivitas belanja obat-obatan dan BMHP mengalami peningkatan dari tahun 2021 ke tahun 2022 dari kategori efektif menjadi sangat efektif.Hal ini juga sejalan dengan peningkatan jumlah kunjungan pasien yang meningkat dari tahun 2021 ke tahun 2022.Maka dapat pula dinyatakan bahwa peningkatan tingkat efektivitas ini dipengaruhi oleh kenaikan jumlah kunjungan pasien.Selanjutnya, Efisiensi belanja obat-obatan dan BMHP Pada BLUD RSUD dr.Zainoel Abidin termasuk ke dalam kategori tidak efisien.Rasio efisiensi belanja obat-obatan dan BMHP tahun 2021 sebesar 102,90% dan untuk Tahun 2022 sebesar 93,83%.Tingkat efisiensi belanja obat-obatan dan BMHP mengalami peningkatan dari kategori tidak efisien menjadi kurang efisien.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin efisien antara rasio anggaran dengan belanja maka semakin meningkat juga jumlah kunjungan pasien.

Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi belanja obat dan bahan medis habis pakai, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan rumah sakit, seperti manajemen pengadaan, penyimpanan, dan distribusi obat. Selain itu, studi komparatif antara rumah sakit dengan karakteristik yang berbeda dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan obat. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terkait pengadaan obat dan bahan medis terhadap efektivitas dan efisiensi belanja, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan ketersediaan obat bagi pasien.

  1. Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien... rsudza.acehprov.go.id/publikasi/index.php/JMS/article/view/134Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien rsudza acehprov go publikasi index php JMS article view 134
Read online
File size306.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test