ACEHPROVACEHPROV

Journal of Medical ScienceJournal of Medical Science

Caregiver adalah istilah umum yang mengacu pada siapa saja yang memberikan perawatan terhadap orang yang menjadi tanggungannya untuk membantu aktivitas kehidupan sehari-harinya. Seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada lansia menyebabkan beban pengasuh juga bertambah. Peran dan besarnya tanggung jawab tersebut dapat menimbulkan tingginya beban atau tekanan yang dirasakan oleh family caregiver yang disebut caregiver burden. Banyak faktor yang mempengaruhi beban terhadap pengasuh, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan caregiver dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Tujuan penelitian untuk menilai pengaruh pemberian edukasi terhadap beban caregiver keluarga pada pasien lansia. Penelitian ini adalah penelitian quasy eksperiment pre dan post. Pengambilan data dilakukan dua kali pada Caregiver Keluarga Pasien Lansia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada bulan April - Juli 2024. Selanjutnya caregiver diberikan edukasi berupa perlakuan, secara lisan dan berupa booklet mengenai cara pengasuhan pasien lansia di rumah. Pada akhir minggu ke tiga dinilai ZBI kembali. Hasil penelitian menunjukkan sebaran nilai Zarit Burden Interview (ZBI) sebelum pemberian edukasi, didapatkan tingkat beban yang paling banyak adalah pada Tingkat beban ringan hingga sedang, Pada nilai ZBI setelah pemberian edukasi didapatkan adanya perubahan tingkat beban pada kelompok kategori Zarit Burden. Pengaruh pemberian edukasi terhadap beban caregiver keluarga pasien lansia bermakna secara signifikan. Variabel Pendidikan adalah satu-satunya variabel yang bermakna secara signifikan sebagai faktor yang dapat mempengaruhi perubahan tingkat beban pada akhir intervensi.

Sebaran nilai ZBI sebelum edukasi menunjukkan beban paling banyak pada tingkat ringan hingga sedang, dan setelah edukasi terjadi perubahan tingkat beban pada kategori Zarit Burden.Pengaruh pemberian edukasi terhadap beban caregiver keluarga pasien lansia terbukti signifikan.Variabel pendidikan merupakan satu-satunya faktor yang signifikan mempengaruhi perubahan beban pada akhir intervensi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode edukasi digital dibandingkan edukasi tatap muka tradisional untuk caregiver lansia, sehingga dapat menilai apakah pendekatan daring dapat memberikan hasil yang setara atau lebih baik dalam mengurangi beban caregiver. Selain itu, studi longitudinal dengan periode follow‑up enam hingga dua belas bulan diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan dampak edukasi terhadap beban caregiver serta mengidentifikasi perubahan psikologis dan fisik jangka panjang pada caregiver. Penelitian juga dapat memperluas analisis faktor sosio‑ekonomi, seperti pendapatan keluarga dan akses layanan kesehatan, untuk menentukan apakah variabel-variabel tersebut berinteraksi dengan pendidikan dalam mempengaruhi beban caregiver, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif bagi perancangan intervensi yang terarah.

  1. Perbandingan Efektifitas Proses Pembelajaran Menggunakan Metode E-Learning dan Konvensional | Proceedings... doi.org/10.21070/picecrs.v2i1.2395Perbandingan Efektifitas Proses Pembelajaran Menggunakan Metode E Learning dan Konvensional Proceedings doi 10 21070 picecrs v2i1 2395
  2. Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia | Journal of Medical Science.... rsudza.acehprov.go.id/publikasi/index.php/JMS/article/view/226Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia Journal of Medical Science rsudza acehprov go publikasi index php JMS article view 226
Read online
File size458.17 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test