PPS UNISTIPPS UNISTI

Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)Jumlah pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan , 2)Nilai farmers share yang diterima petani, nilai margin, biaya pemasaran, dan keuntungan petani dalam pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan, dan 3)Pola pemasaran efektif yang mana dalam penjualan jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan. Metode penelitian ini dilakukan secara survey terhadap petani jambu air yang ada di Kecamatan Indralaya Selatan. Adapun jumlah petani yang dijadikan sampel adalah 30 petani dari 120 anggota populasi petani jambu air dengan cara simple random sampling. Kemudian untuk pedagang diambil 15 orang pedagang dengan metode sensus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1)Terdapat 2 pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan, 2)Farmers share pada saluran pemasaran I adalah 81,81%, sedangkan pada saluran pemasaran II adalah 70,00%. Margin pemasaran pada saluran pemasaran I adalah Rp.8.000,-/kg dan pada saluran pemasaran II sebesar Rp. 13.000,- /kg. Biaya pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan pada saluran pemasaran I adalah sebesar Rp. 1.252,36,-/kg, sedangkan pada saluran pemasaran II sebesar Rp.1.338,46,-/kg. Sedangkan keuntungan pada saluran pemasaran I adalah sebesar Rp. 5.388,11,-/kg dan saluran pemasaran II sebesar Rp. 4.767,48,-/kg. 3)Pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan yang efisien adalah pada saluran pemasaran I, Karna nilai efisiensi pemasarannya 7,36% lebih besar dari saluran pemasaran II sebesar 5,69%.

Penelitian menemukan dua pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan, dengan farmers share masing-masing 81,81% pada saluran I dan 70,00% pada saluran II.Margin pemasaran pada saluran I sebesar Rp8.388,11/kg) lebih rendah dibandingkan saluran II yang memiliki margin Rp13.Efisiensi pemasaran saluran I lebih tinggi (7,36%) dibandingkan saluran II (5,69%), sehingga saluran I dianggap lebih efisien.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penerapan platform digital atau aplikasi mobile dapat memotong rantai pemasaran jambu air, sehingga meningkatkan farmers share dan efisiensi keseluruhan; pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah, Apakah penggunaan platform digital meningkatkan profit petani dibandingkan saluran tradisional? Selanjutnya, studi komparatif antara petani yang bergabung dalam koperasi dengan yang beroperasi secara individu dapat menilai pengaruh kolektivitas terhadap biaya pemasaran, margin, dan kesejahteraan petani; fokusnya adalah Bagaimana pembentukan koperasi mempengaruhi biaya distribusi dan keuntungan petani jambu air? Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak variasi musiman pada margin dan efisiensi di kedua saluran pemasaran selama beberapa tahun dapat memberikan wawasan tentang kestabilan ekonomi komoditas; pertanyaan yang relevan adalah Apakah terdapat fluktuasi signifikan dalam farmers share dan margin antara musim hujan dan kemarau? Melalui ketiga arah studi ini, diharapkan kebijakan pemasaran dapat dirancang lebih responsif terhadap kebutuhan petani dan dinamika pasar.

Read online
File size316.21 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test