UnwahasUnwahas
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikMetilparaben dan propilparaben adalah senyawa yang dapat digunakan sebagai antibakteri dalam kosmetik, salah satunya pada sediaan krim. Golongan paraben bila digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping berupa peningkatan estrogen, kenaikan berat badan, iritasi, penurunan kesehatan reproduksi, dan penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar metilparaben dan propilparaben yang terkandung dalam krim wajah yang beredar di wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Fase gerak yang digunakan adalah metanol-air (4:6), suhu 25oC, laju alir 1,2 mL/menit, panjang gelombang 257 nm dengan kolom oktadesilsilan (C18). Hasil dari keempat sampel krim wajah yang digunakan, sampel dengan kode KW 1 dan KW 2 tidak teridentifikasi menggunakan pengawet metil paraben, sampel dengan kode KW 3 dan KW 4 mengandung metilparaben dengan kadar yang masih di bawah batas maksimum yang ditetapkan BPOM yaitu 0,4% untuk penggunaan pengawet tunggal dan 0,8% untuk penggunaan pengawet campuran. Hasil rata-rata persentase kadar metilparaben pada KW 3 dan KW 4 yaitu 0,21% dan 0,20%. Pengawet propil paraben tidak teridentifikasi pada sampel dengan kode KW 1, KW 2, KW 3, dan KW 4.
Pengawet metil paraben teridentifikasi dalam sampel KW3 dan KW 4 dengan kadar rata-rata berturut-turut 0,21% dan 0,20%.Pengawet propil paraben tidak teridentifikasi dalam semua sampel.Kadar metil paraben dalam sampel krim wajah yang beredar di wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang memenuhi persyaratan kadar maksimal sesuai Peraturan BPOM No.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis kandungan metilparaben dan propilparaben pada krim wajah dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Tidak hanya krim yang tidak memiliki izin edar atau tanpa daftar komposisi, tetapi juga produk-produk yang sudah terdaftar di BPOM dan berasal dari berbagai wilayah geografis, serta merek dengan segmentasi harga yang berbeda. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kepatuhan produk-produk di pasar terhadap regulasi keamanan. Selain itu, mengingat hasil penelitian ini tidak menemukan propilparaben dan menyiratkan penggunaan pengawet lain, studi di masa depan perlu mengidentifikasi dan mengukur kadar pengawet kosmetik lainnya yang umum digunakan, seperti etilparaben, butilparaben, atau non-paraben seperti fenoksietanol. Pendekatan ini akan membantu memahami secara lengkap alternatif pengawet yang dipakai dalam formulasi krim wajah dan memastikan keamanannya. Lebih jauh lagi, untuk memahami dampak jangka panjang, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara jenis dan konsentrasi pengawet yang digunakan dalam krim wajah dengan potensi risiko iritasi kulit atau efek samping lain yang dialami oleh konsumen dalam penggunaan sehari-hari, mengingat adanya kekhawatiran terkait kesehatan yang disebutkan pada awal studi. Dengan demikian, kita dapat memberikan rekomendasi yang lebih baik bagi produsen dan perlindungan yang lebih kuat bagi konsumen.
| File size | 366.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas 000 < 0,05 dengan kenaikan persentase sebesar 34,8%. Metode latihan drill smash sasaran tetap dan drill smash sasaran berubah sama-sama dapat meningkatkan000 < 0,05 dengan kenaikan persentase sebesar 34,8%. Metode latihan drill smash sasaran tetap dan drill smash sasaran berubah sama-sama dapat meningkatkan
UnwahasUnwahas Analisis data penelitian ini menggunakan empat komponen yang saling berinteraksi yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Analisis data penelitian ini menggunakan empat komponen yang saling berinteraksi yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
UnwahasUnwahas Salah satu uji toksisitas dari ekstrak adalah BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dengan menggunakan larva Artemia yang ditentukan berdasarkan jumlah kematianSalah satu uji toksisitas dari ekstrak adalah BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dengan menggunakan larva Artemia yang ditentukan berdasarkan jumlah kematian
UnwahasUnwahas 31), Possibly damaging (0. 70-0. 95) dan Probably damaging (0. 95-1,00). Dari dua SNP (rs167479 dan rs2653414), varian rs2653414 pada gen FGL1 menunjukan31), Possibly damaging (0. 70-0. 95) dan Probably damaging (0. 95-1,00). Dari dua SNP (rs167479 dan rs2653414), varian rs2653414 pada gen FGL1 menunjukan
UnwahasUnwahas Persentase daya antiinflamasi paling tinggi pada sintesis dosis 3 (7,56 mg/200 gram BB Tikus) yaitu sebesar 44,46 % dan efek analgesik paling tinggi adalahPersentase daya antiinflamasi paling tinggi pada sintesis dosis 3 (7,56 mg/200 gram BB Tikus) yaitu sebesar 44,46 % dan efek analgesik paling tinggi adalah
UnwahasUnwahas Jinten hitam mengurangi infiltrasi sel radang saluran pernafasan setara dengan antihistamin golongan III, sedangkan kapulaga menekan pembentukan responJinten hitam mengurangi infiltrasi sel radang saluran pernafasan setara dengan antihistamin golongan III, sedangkan kapulaga menekan pembentukan respon
UnwahasUnwahas Mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan tergolong sedang atau cukup baik (40,8%) dan 68,5% responden telah menggunakan obat swamedikasi secaraMayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan tergolong sedang atau cukup baik (40,8%) dan 68,5% responden telah menggunakan obat swamedikasi secara
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Sebagian besar wanita Indonesia menginginkan kulit putih, bersih dan cerah untuk menjaga penampilan agar tetap menarik dan enak dilihat, karena dalam zamanSebagian besar wanita Indonesia menginginkan kulit putih, bersih dan cerah untuk menjaga penampilan agar tetap menarik dan enak dilihat, karena dalam zaman
Useful /
PPS UNISTIPPS UNISTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas pertanian basis unggulan, mengkaji laju pertumbuhan komoditas pertanian, serta menganalisis komoditasPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas pertanian basis unggulan, mengkaji laju pertumbuhan komoditas pertanian, serta menganalisis komoditas
UnwahasUnwahas Temuan studi in silico tanaman cengkeh terhadap PPARγ menunjukkan bahwa senyawa kaempferol memiliki potensi terbaik sebagai agonis protein PPARγ berdasarkanTemuan studi in silico tanaman cengkeh terhadap PPARγ menunjukkan bahwa senyawa kaempferol memiliki potensi terbaik sebagai agonis protein PPARγ berdasarkan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Peran nagari guardian sangat dominan karena pendirian BUMNagari adalah keinginan Wali Nagari dan bukan berdasarkan keinginan masyarakat, penentuan bisnisPeran nagari guardian sangat dominan karena pendirian BUMNagari adalah keinginan Wali Nagari dan bukan berdasarkan keinginan masyarakat, penentuan bisnis
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Pada masa ini terjadi kematangan reproduksi dengan munculnya tanda‑tanda pubertas; pada remaja putri, pubertas ditandai dengan menarche. Data RISKESDASPada masa ini terjadi kematangan reproduksi dengan munculnya tanda‑tanda pubertas; pada remaja putri, pubertas ditandai dengan menarche. Data RISKESDAS