STIM LPISTIM LPI

Jurnal Online Manajemen ELPEIJurnal Online Manajemen ELPEI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan positioning yang diterapkan oleh Marinor Café dalam menarik konsumen di luar lingkungan mahasiswa Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Marinor Café merupakan unit usaha kuliner bertema pelaut yang berlokasi di dalam area kampus PIP Makassar dan telah beroperasi sejak tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Marinor Café masih berfokus pada aspek produk, harga, dan desain interior, sementara aspek promosi digital belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, positioning café belum kuat di kalangan konsumen luar kampus karena hambatan akses dan minimnya promosi. Analisis SWOT mengidentifikasi bahwa meskipun café memiliki keunggulan pada konsep tematik dan suasana nyaman, namun hambatan lokasi dan kurangnya eksposur digital menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan optimalisasi promosi digital, perluasan target pasar, dan penguatan positioning agar Marinor Café dapat menjangkau konsumen secara lebih luas dan berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Marinor Café, sebagai unit usaha kuliner yang dikelola koperasi kampus PIP Makassar, memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas di luar lingkungan kampus.Dengan kekuatan pada elemen produk, harga, dan physical evidence berupa desain interior tematik bertema pelaut, café ini berhasil menarik perhatian konsumen internal, terutama taruna dan taruni.Namun demikian, strategi pemasaran yang diterapkan saat ini masih terbatas, terutama pada aspek promosi, place, dan perluasan target pasar.Minimnya aktivitas media sosial, keterbatasan akses lokasi dan fasilitas parkir, serta segmentasi yang masih fokus pada lingkungan internal kampus menjadi hambatan utama dalam memperluas jangkauan konsumen eksternal.Dari hasil analisis SWOT dan wawancara dengan manajemen serta observasi langsung, dapat disimpulkan bahwa Marinor Café perlu mengintegrasikan kekuatannya dengan peluang yang tersedia, seperti promosi digital, kerja sama dengan komunitas luar kampus, serta memperkuat positioning melalui pengalaman tematik.Selain itu, implementasi strategi STP (Segmenting, Targeting, Positioning) secara menyeluruh dan berbasis data pasar akan memperkuat daya saing Marinor Café dalam industri kuliner yang semakin kompetitif.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih terarah dan kreatif. Pertama, optimalisasi promosi digital melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok dengan konten visual menarik, seperti video menu, review pelanggan, dan promosi musiman, dapat membantu meningkatkan brand awareness di luar lingkungan kampus. Kedua, perluasan target pasar dengan menyasar komunitas luar kampus seperti alumni PIP, komunitas wirausaha muda, dan organisasi mahasiswa dari universitas lain melalui kolaborasi kegiatan seperti pelatihan, bazar, atau open mic. Ketiga, penguatan positioning melalui pendekatan experience marketing dengan menonjolkan interior tematik bernuansa pelaut yang unik, dapat dikemas dalam kegiatan seperti sesi diskusi maritim, pertunjukan akustik tematik, atau dekorasi foto menarik sebagai strategi promosi tak langsung melalui media sosial pelanggan. Dengan kombinasi strategi ini, Marinor Café dapat mengatasi keterbatasan lokasi fisik dan menjangkau segmen pasar yang lebih luas tanpa mengubah lokasi usahanya.

  1. Strategi Segmenting, Targeting dan Positioning dalam Membentuk Brand Image Kafe Pan Java | Jurnal Komunikasi... jkn.unitri.ac.id/index.php/jkn/article/view/85Strategi Segmenting Targeting dan Positioning dalam Membentuk Brand Image Kafe Pan Java Jurnal Komunikasi jkn unitri ac index php jkn article view 85
Read online
File size454.31 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test