IAI TABAHIAI TABAH

Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamAlamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

CSR (Corporate Social Responsibility) telah lama dikenal di dunia industri dalam bentuk aktivitas sosial sebagai bentuk pertanggunggjawaban atas pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam oleh badan usaha milik negara. Dalam perkembangannya, CSR juga menjadi salah satu strategi komunikasi pemasaran oleh berbagai industri dan lembaga non pemerintah. Disamping memberikan kemanfaatan dalam kontribusi sosial, CSR juga memiliki dampak besar dalam meluaskan sekaligus menguatkan branding korporat. Dengan branding yang kuat dan luas, persepsi positif publik terhadap korporat dapat meningkat. Dengan semangat ini pula, kampus perguruan tinggi keagamaan Islam sebagai sebuah lembaga pendidikan yang tak lepas dari peran sosial sejatinya dapat pula menjalankan fungsi CSR. Gagasan Campus Social Responsibility ini dapat diaktualisasikan kedalam enam bentuk CSR seperti yang dirumuskan Philip Kotler dan Nancy Lee, yakni: (1)Cause Promotions, (2) Cause Related Marketing, (3)Corporate Social Marketing, (4)Corporate Philantropy, (5)Community Volunteering, dan (6)Social Responsibility Business Practices. Dengan mengimplementasikan CSR, maka diharapkan branding sebagai kampus Islam merdeka dan moderat dapat dengan sendirinya terwujud.

Campus Social Responsibility (CSR) pada perguruan tinggi Islam merupakan program kehumasan yang strategis, bukan semata-mata penjualan, yang bertujuan membangun citra positif dan meningkatkan kesadaran publik yang lebih luas.Melalui CSR, tercipta jembatan komunikasi harmonis dan rasa saling memiliki antara institusi dengan para pemangku kepentingan.Esensinya adalah pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang mendorong kemandirian dan kemampuan mereka dalam mengatasi problematika sosial.

Gagasan Campus Social Responsibility (CSR) bagi Perguruan Tinggi Islam yang diuraikan dalam artikel ini membuka banyak peluang penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan praktik di lapangan. Salah satu arah studi yang menarik adalah melakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas berbagai bentuk program CSR yang telah diterapkan. Penting untuk mengukur bagaimana inisiatif seperti Cause Promotions atau Community Volunteering benar-benar berhasil membangun citra positif institusi, memperkuat ikatan dengan masyarakat, dan memberikan dampak sosial yang nyata, tidak hanya berdasarkan asumsi tetapi melalui data empiris dari perspektif para pemangku kepentingan. Selain itu, mengingat Perguruan Tinggi Islam memiliki nilai dan kekhasan tersendiri, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip atau etika keislaman secara spesifik dapat diintegrasikan lebih jauh ke dalam strategi dan implementasi CSR. Hal ini dapat mencakup pengembangan model-model CSR yang unik dan relevan dengan ajaran Islam, serta meneliti respons masyarakat terhadap pendekatan tersebut. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi CSR di masa depan, perlu diidentifikasi secara komprehensif faktor-faktor pendukung dan penghambat utama. Penelitian ini dapat menyelidiki tantangan terkait alokasi sumber daya, dukungan dari civitas akademika, serta dinamika dan kebutuhan spesifik masyarakat lokal, sehingga perguruan tinggi Islam dapat merancang program CSR yang lebih adaptif, efisien, dan memberikan manfaat maksimal sesuai dengan kapasitas dan lingkungannya.

  1. Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility | Alamtara: Jurnal Komunikasi... ejournal.iai-tabah.ac.id/alamtaraok/en/article/view/1635Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility Alamtara Jurnal Komunikasi ejournal iai tabah ac alamtaraok en article view 1635
Read online
File size607.43 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test