LLDIKTI4LLDIKTI4

Jurnal Tekno InsentifJurnal Tekno Insentif

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) adalah pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai bahan bakarnya. Batubara merupakan jenis batuan sedimen, dengan kandungan karbon sebagai mineral utama dan juga hidrogen, belerang serta oksigen dalam mineral sekundernya. Tingginya kandungan senyawa ini membuat batubara mudah terbakar. Di Indonesia, dengan meningkatnya kegiatan industri dan meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat. Upaya yang dapat ditempuh oleh perusahaan untuk mendapatkan biaya operasi yang ekonomis adalah dengan mengganti pemakaian bahan bakar, pengoptimalan efisiensi dan pemeliharaan pembangkit yang sudah ada. Oleh karena itu, perlunya pergantian bahan bakar sehingga biaya produksi energi listrik lebih ekonomis. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mendalami pengetahuan tentang pembangkit listrik tenaga uap yang menggunakan bahan bakar batubara yang dicairkan secara langsung/Direct coal liquefaction (DCL) dan tidak langsung/Indirect Coal liquefaction (ICL).

Perbandingan pencairan batubara baik pencairan batubara langsung dan pencairan batubara tidak langsung dapat secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meminimalkan biaya operasi.Secara umum, distribusi produk batubara melalui proses pencairan adalah pilihan paling ekonomis.Tanggapan atau pendapat penulis mengenai teknologi proses pencairan batubara adalah sangat disarankan karena disamping dapat mengurangi polusi juga dapat menghemat biaya.

Untuk meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang optimasi teknologi konversi energi yang diterapkan dalam PLTU. Selain itu, studi tentang dampak lingkungan dari penggunaan batubara sebagai bahan bakar juga penting untuk dilakukan, terutama dalam konteks emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan teknologi pencairan batubara langsung (DCL) dan tidak langsung (ICL) untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi energi listrik.

Read online
File size638.97 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test