ITHBITHB

Jurnal TelematikaJurnal Telematika

Negara Indonesia merupakan negara kesatuan yang berdaulat penuh dan eksklusif atas ruang udaranya sehingga pesawat udara asing yang melintas harus memiliki izin untuk masuk ke wilayah udara Indonesia. Saat ini identifikasi terhadap pesawat udara asing ditentukan oleh operator yang rentan akibat faktor keterbatasan manusia yang dapat dipengaruhi oleh emosi manusia, seperti kelelahan, depresi, dan kecemasan yang dapat mempengaruhi dalam mengidentifikasi semua pesawat yang akan masuk ke wilayah udara Indonesia. Apabila semua pesawat yang akan diidentifikasi masuk ke wilayah udara Indonesia dalam waktu yang bersamaan dengan arah masuk dan kecepatan yang berbeda-beda akan menambah tingkat kesulitan oleh operator dalam mengambil keputusan terhadap pesawat yang masuk ke wilayah udara Indonesia sebagai kawan atau sebagai ancaman. Sistem pakar dengan mengunakan metode forward chaining melakukan identifikasi pelanggaran wilayah udara. Metode forward chaining melakukan penelusuran mengunakan basis data dari laporan sasaran, data perijinan, rencana penerbangan, dan data registrasi pesawat, serta melakukan korelasi. Penelitian ini menggunakan bahasa pemograman Java dan menghasilkan model identifikasi jenis pelanggaran wilayah udara yang dapat membantu petugas operator dalam mengambil keputusan dalam melakukan mitigasi. Penelitian ini merupakan sebuah inovasi baru yang membahas tentang identifikasi pelanggaran wilayah udara dengan menggunakan sistem pakar.

Perancangan model identifikasi pelanggaran wilayah udara secara otomatis berbasis sistem pakar dalam mendukung sistem pertahanan negara telah berhasil dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman Java.Sistem ini dirancang untuk dapat menentukan klasifikasi jenis laporan sasaran berupa Lasa A, Lasa B, dan Lasa C yang dapat membantu petugas operator dalam mengambil keputusan serta dapat dilakukan tindakan-tindakan mitigasi dari pelanggaran wilayah udara nasional.

Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan sistem identifikasi pelanggaran wilayah udara dengan menggunakan machine learning untuk memproses data dalam jumlah besar dan mengidentifikasi pola data. 2. Memperluas penelitian dengan menerapkan sistem pakar untuk mengidentifikasi dan memprediksi tren baru dalam bidang penerbangan. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi identifikasi, seperti kelelahan dan emosi operator, serta mengembangkan strategi mitigasi untuk meningkatkan kinerja sistem.

  1. Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelanggaran Pesawat Sipil Asing Diwilayah Udara Negara Kesatuan Republik... doi.org/10.58344/jmi.v2i9.576Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelanggaran Pesawat Sipil Asing Diwilayah Udara Negara Kesatuan Republik doi 10 58344 jmi v2i9 576
  2. Feasibility Testing of a Household Industry Food Production Certificate Using an Expert System with Forward... join.if.uinsgd.ac.id/index.php/join/article/view/579Feasibility Testing of a Household Industry Food Production Certificate Using an Expert System with Forward join if uinsgd ac index php join article view 579
  3. System Weaning Food Product Using Forward Chaining Method | IEEE Conference Publication | IEEE Xplore.... ieeexplore.ieee.org/document/9649643System Weaning Food Product Using Forward Chaining Method IEEE Conference Publication IEEE Xplore ieeexplore ieee document 9649643
Read online
File size626.71 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test