WYMWYM

Jurnal Bina AkuntansiJurnal Bina Akuntansi

Penggunaan sistem teknologi menjadi salah satu aspek yang semakin berkembang, khususnya pada penggunaan QRIS sebagai media pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan QRIS sebagai media pembayaran pajak kendaraan bermotor pada Kantor SAMSAT Makassar I menggunakan Technology Acceptance Model dengan dua konstruk utama, yaitu persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan serta variabel moderasi kesukarelaan dan pengalaman. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan ke wajib pajak pengguna QRIS sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan jika persepsi kegunaan tidak berpengaruh signifikan dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap perilaku. Kesukarelaan mampu memoderasi hubungan antara persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap perilaku, sedangkan pengalaman tidak menunjukkan efek moderasi yang signifikan.

Penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan QRIS sebagai media pembayaran pajak, sementara persepsi kemudahan penggunaan memberikan pengaruh signifikan.Variabel kesukarelaan sebagai moderator memperkuat hubungan antara persepsi kegunaan dengan perilaku dan memperlemah hubungan antara persepsi kemudahan dengan perilaku, sedangkan pengalaman tidak berperan sebagai moderator.Berdasarkan temuan tersebut, pemerintah daerah diharapkan meningkatkan edukasi dan sosialisasi QRIS serta menjadi pertimbangan bagi Bank Indonesia dan penyedia jasa sistem pembayaran untuk mengembangkan layanan QRIS yang lebih optimal.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh infrastruktur digital, seperti kecepatan internet dan kestabilan jaringan, terhadap adopsi QRIS pada pembayaran pajak dengan menambahkan konstruk kualitas sistem ke dalam model TAM; penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang hambatan teknis yang dihadapi wajib pajak. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi peran persepsi kepercayaan dan keamanan dalam penggunaan QRIS untuk pajak, menggunakan model UTAUT atau model kepercayaan, guna memahami sejauh mana faktor-faktor tersebut memoderasi niat penggunaan di antara berbagai kelompok demografis. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai efektivitas kampanye edukasi dan sosialisasi QRIS yang diadakan oleh pemerintah daerah, dengan membandingkan tingkat adopsi sebelum dan sesudah intervensi, sehingga dapat menilai kontribusi peningkatan kesadaran terhadap perilaku pembayaran pajak digital.

  1. A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies | Management... pubsonline.informs.org/doi/10.1287/mnsc.46.2.186.11926A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model Four Longitudinal Field Studies Management pubsonlinerms doi 10 1287 mnsc 46 2 186 11926
  2. "The Technology Acceptance Model: Past, Present, and Future" by Younghwa Lee, Kenneth A. Kozar... doi.org/10.17705/1cais.01250The Technology Acceptance Model Past Present and Future by Younghwa Lee Kenneth A Kozar doi 10 17705 1cais 01250
Read online
File size328.03 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test