POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Midwifery and Nursing ResearchMidwifery and Nursing ResearchBayi dengan berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap mortalitas bayi, terutama pada periode bayi berusia 0-1 bulan. Tidak hanya itu, bayi dengan berat lahir rendah juga mengalami hambatan psikologis dan pertumbuhan fisik/jasmani pada usia pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya, sehingga memerlukan pengawasan yang tinggi. Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) masih menjadi masalah global karena angka morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir (Atikah, 2020).. . Banyak kondisi yang menyebabkan bayi lahir dengan berat lahir rendah. Penyebab utama dan paling umum adalah kelahiran prematur, selain itu ada banyak faktor lain yang dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, yaitu lahir dari ibu yang memiliki masalah kesehatan selama kehamilan (misalnya preeklampsia, anemia, dan malnutrisi), kelainan genetik atau cacat bawaan pada bayi, lahir dari ibu dengan berat badan kurang, usia ibu saat kehamilan kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun, kehamilan multiparitas dan kehamilan kembar. Pemeriksaan rutin selama kehamilan dan memenuhi kebutuhan gizi ibu sejak awal kehamilan adalah upaya paling efektif untuk menghindari BBLR (Setiaputri, 2021).
Ada hubungan antara usia ibu (p-value 0.Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat meningkatkan deteksi dini faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR melalui ANC, salah satunya dengan melakukan skrining sehingga dapat memberikan pengobatan lebih awal.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang lebih spesifik dan jangka panjang yang berkontribusi terhadap kejadian BBLR. Selain itu, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pencegahan dan intervensi yang efektif dalam mengurangi kejadian BBLR. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif dan pengalaman ibu serta tenaga kesehatan dalam mengelola dan mencegah BBLR, sehingga dapat dikembangkan strategi intervensi yang lebih holistik dan komprehensif.
| File size | 332.59 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Pengujian dilakukan pada oli terkontaminasi partikel padat buatan dengan ukuran ≤50 mikron. Hasil menunjukkan bahwa alat filtrasi mampu menurunkan jumlahPengujian dilakukan pada oli terkontaminasi partikel padat buatan dengan ukuran ≤50 mikron. Hasil menunjukkan bahwa alat filtrasi mampu menurunkan jumlah
HTPHTP Optimalisasi promosi kesehatan oleh perawat anak di rumah sakit dan komunitas harus melalui pemberdayaan keluarga sambil memperhatikan stres, kesiapan,Optimalisasi promosi kesehatan oleh perawat anak di rumah sakit dan komunitas harus melalui pemberdayaan keluarga sambil memperhatikan stres, kesiapan,
UNARUNAR Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPID 1 Palu yang berjumlah 23 anak, dengan total sampling. Menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test.Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPID 1 Palu yang berjumlah 23 anak, dengan total sampling. Menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test.
UBYUBY Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu kambing Peranakan Etawa, rosemary, air, dan gula. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancanganMateri yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu kambing Peranakan Etawa, rosemary, air, dan gula. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan
UBYUBY Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan β-Karoten dengan konsentrasi yang berbeda ke dalam tris kuning telur (TKT) tidak memberikanBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan β-Karoten dengan konsentrasi yang berbeda ke dalam tris kuning telur (TKT) tidak memberikan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimental dengan dua kelompok, menggunakan pendekatan pre‑test dan post‑test. Sampel terdiriMetode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimental dengan dua kelompok, menggunakan pendekatan pre‑test dan post‑test. Sampel terdiri
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Latar belakang: Pada masa postpartum, ibu membutuhkan adaptasi psikologis dalam fase penerimaan, fase penahanan, dan fase pelepasan. Ketidakmampuan beradaptasiLatar belakang: Pada masa postpartum, ibu membutuhkan adaptasi psikologis dalam fase penerimaan, fase penahanan, dan fase pelepasan. Ketidakmampuan beradaptasi
AKPERAKPER Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa nilai p = 0,005 (p ≤0,05), RP 3,460 (95% CI = 1,421 – 8,425), maka dapat disimpulkan ibu dengan berpenghasilanHasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa nilai p = 0,005 (p ≤0,05), RP 3,460 (95% CI = 1,421 – 8,425), maka dapat disimpulkan ibu dengan berpenghasilan
Useful /
HTPHTP 010; Exp(B)=0. 262). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan permukiman, khususnya jenis lantai dan plafon rumah, berkontribusi010; Exp(B)=0. 262). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan permukiman, khususnya jenis lantai dan plafon rumah, berkontribusi
HTPHTP Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus dan pendekatan analisis isi. Informan terdiri dari 8 orang, yaitu dokter,Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus dan pendekatan analisis isi. Informan terdiri dari 8 orang, yaitu dokter,
HTPHTP Diharapkan petugas kesehatan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang pada siswa sehingga status gizi optimal bagi remaja dapat diwujudkan. Sebanyak 29,5%Diharapkan petugas kesehatan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang pada siswa sehingga status gizi optimal bagi remaja dapat diwujudkan. Sebanyak 29,5%
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG 000) between the groups. These results suggest that applying Javanese chilli compresses effectively reduces pain in elderly patients with rheumatoid arthritis,000) between the groups. These results suggest that applying Javanese chilli compresses effectively reduces pain in elderly patients with rheumatoid arthritis,