GOODWOODPUBGOODWOODPUB

Journal of Sustainable Tourism and EntrepreneurshipJournal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship

Tujuan: Penelitian ini merangkum, mensintesis, dan menyajikan pengetahuan empiris yang ada tentang kualitas pengalaman wisatawan dari tahun 2002-2023. Metodologi Penelitian: Metodologi Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dan panduan pelaporan PRISMA digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Berdasarkan tujuh kriteria inklusi yang telah ditentukan, 50 makalah diperoleh dari Lens.Org, Google Scholar, Emerald Insight, Tailor, dan Francis. Selanjutnya, alat matematis berbasis Biblioshiny dan VOSviewer, seperti Analisis Ko-Okurens Kata Kunci, digunakan untuk menganalisis konten dan struktur makalah. Hasil: Peneliti menemukan empat tema, yaitu (01). Kepuasan Wisatawan (02). Kinerja yang Dirasakan (03). Perilaku Perjalanan Masa Depan (04). Kesejahteraan Wisatawan. Dengan demikian, Citra Destinasi, Kepuasan, dan Loyalitas Wisatawan adalah kata kunci dari tema pertama. Nilai yang Dirasakan dan Risiko yang Dirasakan adalah kata kunci dari tema kedua. Intensi perilaku adalah satu-satunya kata kunci dari tema ketiga. Tema keempat adalah otentisitas dan Kualitas Hidup (QoL). Selain itu, temuan menekankan bahwa kualitas pengalaman wisatawan telah banyak diteliti dalam kaitannya dengan kepuasan, intensi perilaku, dan citra destinasi yang dirasakan nilainya. Namun, sedikit penelitian yang telah dilakukan mengenai risiko yang dirasakan, otentisitas, dan kualitas hidup yang terkait dengan kualitas pengalaman wisatawan. Kesimpulan: Studi ini menganalisis penelitian kualitas pengalaman wisatawan dari tahun 2002-2023, mengidentifikasi empat tema dengan memenuhi persyaratan tinjauan literatur sistematis.

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis terhadap kualitas pengalaman wisatawan dari tahun 2002 hingga 2023, dengan tujuan mengidentifikasi pengetahuan empiris yang ada.Menggunakan alat analisis Biblioshiny dan VOSviewer, studi ini berhasil mengidentifikasi empat tema utama.Kepuasan Wisatawan, Kinerja yang Dirasakan, Perilaku Perjalanan Masa Depan, dan Kesejahteraan Wisatawan.Meskipun demikian, ditemukan bahwa masih sedikit penelitian yang berfokus pada dampak otentisitas dan kualitas hidup terhadap kualitas pengalaman wisatawan.

Mengingat keterbatasan penelitian yang hanya bersumber dari empat database utama, studi lanjutan dapat memperluas cakupan basis data untuk mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif, mencakup literatur abu-abu atau publikasi dari wilayah geografis yang kurang terwakili, guna mengidentifikasi dimensi kualitas pengalaman wisatawan yang mungkin belum terungkap. Selain itu, dengan adanya temuan bahwa fokus pada otentisitas dan kualitas hidup masih terbatas, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi secara mendalam bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi keseluruhan pengalaman wisatawan, mungkin melalui studi kasus kualitatif di destinasi yang mengedepankan warisan budaya atau kesejahteraan holistik, untuk memahami nuansa subjektif dari pengalaman tersebut. Selanjutnya, karena penelitian ini hanya melibatkan studi empiris dan artikel jurnal, sebuah tinjauan sistematis berikutnya bisa mempertimbangkan untuk memasukkan studi non-empiris atau prosiding konferensi yang mungkin berisi ide-ide inovatif atau model konseptual awal yang belum sepenuhnya diuji, sehingga dapat melengkapi pemahaman teoritis tentang kualitas pengalaman wisatawan. Fokus juga bisa dialihkan ke pengembangan kerangka kerja pengukuran baru yang secara khusus mengintegrasikan faktor risiko yang dirasakan dan harapan akan pengalaman otentik, yang disesuaikan dengan konteks pariwisata pasca-pandemi, di mana sensitivitas terhadap risiko kesehatan dan kebutuhan akan pengalaman yang bermakna semakin meningkat. Pertanyaan penelitian dapat diajukan mengenai dampak jangka panjang dari pengalaman otentik dan peningkatan kualitas hidup terhadap loyalitas wisatawan dan keberlanjutan destinasi, dengan menggunakan pendekatan longitudinal untuk melacak perubahan perilaku dan persepsi wisatawan seiring waktu. Terakhir, mengingat fokus kuantitatif dari studi yang disertakan, penelitian mendatang dapat memanfaatkan pendekatan metode campuran, menggabungkan survei skala besar dengan wawancara mendalam atau studi etnografi. Ini tidak hanya akan memvalidasi temuan kuantitatif tetapi juga memberikan wawasan kualitatif yang kaya tentang pengalaman subjektif wisatawan, terutama mengenai area yang kurang dieksplorasi seperti peran interaksi komunitas lokal dan pengelolaan lingkungan dalam membentuk kualitas pengalaman wisatawan.

  1. Predictors of Relationship Quality and Loyalty in the Chain Restaurant Industry - Sunghyup Sean Hyun,... doi.org/10.1177/1938965510363264Predictors of Relationship Quality and Loyalty in the Chain Restaurant Industry Sunghyup Sean Hyun doi 10 1177 1938965510363264
  2. The Influence of Tourists’ Experience of Quality of Street Foods on Destination’s Image,... doi.org/10.3390/ijerph17010163The Influence of TouristsAo Experience of Quality of Street Foods on DestinationAos Image doi 10 3390 ijerph17010163
Read online
File size781.38 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test