POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI

Jurnal INOVATORJurnal INOVATOR

Energi Baru Terbarukan (EBT) memainkan peran penting dalam transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Artikel ini membahas strategi optimalisasi sistem EBT untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan berupa simulasi numerik berbasis perangkat lunak, studi kasus implementasi di wilayah pedesaan, serta integrasi teknologi modern seperti pelacak matahari dan smart grid. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perbaikan desain sistem dan pemanfaatan teknologi canggih dapat meningkatkan efisiensi energi hingga 30%. Studi kasus di Lampung Selatan menunjukkan bahwa sistem EBT yang dioptimalkan mampu memenuhi hingga 90% kebutuhan energi harian masyarakat, dengan peningkatan distribusi energi sebesar 20% dibandingkan sistem konvensional tanpa manajemen pintar.

Optimalisasi terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan secara signifikan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investasi dalam teknologi canggih, seperti pelacak matahari dan integrasi dengan smart grid, memberikan dampak positif yang nyata.Peningkatan pelatihan teknis untuk operator lokal diperlukan agar sistem dapat beroperasi secara optimal dalam jangka panjang.Dukungan kebijakan dari pemerintah, seperti insentif finansial dan regulasi yang mendorong adopsi EBT, sangat penting untuk mempercepat implementasi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem EBT yang lebih terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pengelolaan energi yang lebih efisien dan cerdas. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari implementasi sistem EBT, terutama di wilayah pedesaan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sinergi antara EBT dan sistem energi konvensional, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan secara keseluruhan.

Read online
File size351.77 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test