LPPM UNASMANLPPM UNASMAN

JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengelolaan limbah tempurung kelapa yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi masalah lingkungan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat di Desa TNS, Kabupaten Maluku Tengah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan kelompok pemuda untuk mengolah limbah tersebut menjadi briket sebagai sumber energi alternatif, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan mencakup survei awal, sosialisasi, pelatihan teknis produksi briket, pendampingan lapangan, dan evaluasi, dengan pendekatan partisipatif agar masyarakat aktif terlibat dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 50 kg briket per minggu dengan kualitas stabil, terbentuknya kelompok usaha mikro, peningkatan keterampilan teknis dan manajerial masyarakat, serta pendapatan tambahan dari penjualan briket. Dampak sosial terlihat dari meningkatnya kesadaran lingkungan, budaya gotong royong, dan kolaborasi antara masyarakat dan pihak akademisi. Kelebihan kegiatan terletak pada relevansi dengan kebutuhan lokal, penerapan teknologi tepat guna, dan keberhasilan transfer pengetahuan, sedangkan keterbatasan mencakup peralatan produksi awal yang terbatas dan jaringan pemasaran yang masih perlu diperluas. Program ini memiliki potensi pengembangan lebih lanjut melalui peningkatan efisiensi produksi, diversifikasi produk, penguatan manajemen usaha, dan perluasan jejaring kerja sama untuk mendukung keberlanjutan usaha masyarakat.

Program pengabdian pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket berhasil meningkatkan keterampilan masyarakat, kapasitas produksi, dan peluang usaha kelompok.Kegiatan ini memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui peningkatan pendapatan, penguatan kerja sama, dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai.Program ini menunjukkan bahwa teknologi tepat guna berbasis potensi lokal efektif mendukung pemberdayaan masyarakat dan layak direplikasi di wilayah lain.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi desain peralatan produksi briket yang lebih murah dan mudah dipelihara, sehingga dapat mengatasi keterbatasan peralatan yang disebutkan dalam studi ini. Selanjutnya, studi pasar yang komprehensif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen, mekanisme distribusi, dan peluang ekspansi jaringan pemasaran briket di tingkat regional dan nasional. Terakhir, penelitian mengenai diversifikasi produk, misalnya pemanfaatan residu briket sebagai biochar untuk peningkatan kesuburan tanah, dapat menambah nilai ekonomi dan lingkungan dari keseluruhan rantai produksi.

  1. PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA TNS MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA MENJADI BRIKET ENERGI ALTERNATIF... doi.org/10.35329/jp.v6i2.7125PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA TNS MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA MENJADI BRIKET ENERGI ALTERNATIF doi 10 35329 jp v6i2 7125
Read online
File size318.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test